Jelang Kehadiran Biosolar B50, Kementerian ESDM Pastikan Aman Buat Mesin Diesel

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Kabupaten Bandung: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut implementasi kebijakan biodiesel/biosolar B50 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Bahan bakar jenis baru ini juga diklaim aman untuk kendaraan bermesin diesel dan sudah melalui tahap pengetesan.
 
Kementerian ESDM melanjutkan uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel B50 pada semua sektor, termasuk sektor otomotif sebagai bagian dari langkah strategis menuju ketahanan energi nasional dan transisi energi berkelanjutan.
 
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan uji jalan B50 ini dimulai dari uji laboratorium mulai awal tahun 2025. Kemudian dilanjutkan dengan uji penggunaan B50 pada mesin Diesel yang dimulai serentak sejak Desember 2025 di sejumlah sektor pengguna yaitu sektor otomotif.

Bahkan juga di sektor angkutan laut, mesin dan alat pertanian, mesin dan alat berat tambang, kereta api dan pembangkit, dimana, sektor otomotif menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kesiapan implementasi B50, termasuk melalui uji jalan pada kondisi operasional sehari-hari. Baca Juga:
Cek Daftar Harga Mobil PHEV per Juni 2026
"Awal 2025 kita sudah melakukan uji teknis laboratorium dan sudah selesai di pertengahan tahun lalu. Lalu kita memang sudah melakukan kick off dan serentak uji di 6 sektor. Jadi otomotif, tambang, alat pertanian, kelautan, lalu pembangkit, satu lagi kereta. Nah itu serentak dilakukan mulai tanggal 9 Desember 2025," ujar Eniya melalui keterangan resminya.
 
Ia menambahkan seluruh proses uji dilakukan secara bertahap dan terukur, termasuk mencakup berbagai tipe kendaraan dan kondisi operasional, guna memastikan standar teknis, keandalan dan keselamatan tetap terjaga.
 
Setelah menyelesaikan uji jalan, kendaraan akan dicek secara menyeluruh untuk melihat kinerja dan dampak bahan bakar B50 terhadap mesin kendaraan.
 
"Bulan Mei semua (kendaraan) sektor otomotif untuk di bawah 3,5 ton mencapai target 50.000 km. Setelah selesai 50.000 km, nanti ada pengecekan semua engine. Untuk kendaraan di atas 3,5 ton sudah selesai memenuhi target jarak tempuh 40.000 km," tambah Eniya. Baca Juga:
Intip Diskon Motor Listrik Honda di PRJ 2026
Hingga April 2026, hasil uji jalan menunjukkan penggunaan B50 pada kendaraan diesel berada dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya kendala yang signifikan.
 
Uji jalan kendaraan kategori di atas 3,5 ton seluruhnya telah selesai melaksanakan target jarak tempuh 40.000 km, sedangkan untuk di bawah 3,5 ton baru sampai 40.000 km dari target 50.000 km dengan kondisi mesin dan filter bahan bakar dalam kategori baik serta masih berada dalam batas standar yang direkomendasikan pabrikan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng RACH, Intip Yuk Summer Series dari Janji Jiwa
• 20 jam laluherstory.co.id
thumb
Cek Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Kuasa Hukum Edward Corne Menilai Putusan Banding Mencederai Keadilan
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Said Abdullah Tegaskan PDIP Tak Terlibat Aksi Demo Mahasiswa, Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Hong Kong Tiba-Tiba Lumpuh, Sekolah Tutup dan Bisnis Disetop
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.