Massa yang Diamankan Eksekusi Eks Hotel Sultan Tembus Ratusan Orang

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya mengungkap jumlah massa yang diamankan eksekusi eks Hotel Sultan tembus ratusan orang.

Hal ini disampaika oleh KaKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kedapa awak media saat melakukan pengamanan eksekusi Barang Milik Negara (BMN) Blok 15 di kawasan eks Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Kombes Budi menyampaikan jika massa yang diamankan terus bertambah seiring proses pengamanan dan pendataan yang dilakukan petugas di lapangan.

"Saat ini yang ditangkap 119 orang, di mana awalnya dari 69 dan tadi saya sampaikan akan bertambah," jelasnya kepada awak media, Kamis 18 Juni 2026.

BACA JUGA:Eksekusi Lahan Blok 15 Eks Hotel Sultan Ricuh, 29 Petugas Gabungan Terluka dan 69 Orang Diamankan

Adapun pelaksanaan eksekusi aset negara di Blok 15 eks Hotel Sultan dilakukan pada Kamis pagi dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri. 

Sebanyak 3.161 personel diterjunkan guna memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan aman, damai, dan terkendali.

Menurutnya, kehadiran aparat bukan untuk melakukan tindakan represif, melainkan memastikan proses hukum yang telah memiliki dasar hukum tersebut dapat dilaksanakan dengan aman.

"Petugas yang hadir gunanya untuk memastikan bahwa proses pelaksanaan eksekusi ini berjalan aman, damai, dan dapat dikendalikan. Kehadiran petugas juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman terkait proses pelaksanaan eksekusi," ujarnya.

BACA JUGA:Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Puluhan Orang Ditangkap

Dijelaskannya, sebelum pelaksanaan penyitaan dan pengosongan area dilakukan, panitera terlebih dahulu membacakan penetapan penyitaan yang didampingi aparat TNI-Polri serta pihak-pihak terkait.

Selain itu, petugas telah melakukan berbagai upaya persuasif kepada masyarakat yang masih berada di lokasi objek eksekusi. 

Ruang negosiasi dan dialog juga telah diberikan sebelum tindakan lanjutan dilakukan.

Namun situasi kemudian memanas ketika sejumlah massa diduga melakukan pelemparan batu dan benda lainnya ke arah petugas.

"Setelah dilakukan imbauan dan diberikan ruang untuk negosiasi, massa melakukan pelemparan dan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas serta mencederai petugas," jelasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rilis Teks Perjanjian Resmi, AS Pastikan Iran Sepakat Encerkan Cadangan Uranium
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Bertemu Zelenskyy, Desak Rusia Segera Berdamai dan Isyaratkan Sanksi Minyak terhadap Rusia Dapat Diberlakukan Kembali
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Cara Cek Desil DTKS Secara Mandiri untuk Bansos 2026, Bisa Lewat HP
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Free Float Tembus 25,7 Persen, Begini Prospek Saham TPIA Versi Analis
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapal Pertama Armada Perikanan Indonesia Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Didukung Pembiayaan Inggris Rp95,4 Triliun
• 14 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.