Pendukung Prabowo Adukan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Bareskrim

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ormas Gerakan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) mengajukan pengaduan masyarakat terhadap eks Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap Kepala Negara.

Ketua LBH Garda Prabowo, Daeng Lukman, mengatakan bahwa pengaduan ini didasarkan atas pernyataan Tiyo yang dinilai pihaknya menghina martabat Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga :
Prabowo Panggil Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Himbara ke Istana
Qodari Sebut Pembubaran Dialog Pemerintah di UGM 'Anomali', Ini Alasannya

“Dumas (aduan masyarakat) kami terkait dengan si saudara Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM yang menghina presiden dengan sebutan kata-kata kurang–saya pikir teman-teman tahu semua,” katanya saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan bahwa Garda Prabowo sejatinya menghormati kebebasan berpendapat dan antikritik. Namun, menurutnya, penghinaan dan serangan personal terhadap Presiden tidak bisa dibenarkan.

“Jadi, kami datang ke Mabes Polri dan kami sudah konsultasi dumas ini. Apakah terkait nanti selanjutnya kemudian akan diproses, itu lain hal. Apakah kemudian nanti beliau yang melaporkan, kita tidak tahu,” katanya.

Sementara itu, Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.

“Statement tersebut sangat menjijikkan dan tidak layak untuk kami sebutkan. Takutnya nanti anak-anak kita mengikuti,” katanya.

Hal lain yang diadukan adalah dugaan penyebaran berita bohong terkait adanya alat pelacak di mobil Tiyo. Menurutnya, tuduhan tersebut harus diluruskan karena memberatkan posisi pemerintah.

Politikus itu pun menegaskan bahwa dumas ini bukan bentuk pembungkaman, melainkan menjadi pengingat bagi Tiyo maupun masyarakat lainnya bahwa ada batasan dalam kebebasan berpendapat.

“Kritik sekeras-kerasnya, silakan kami dukung mahasiswa bersuara kritis karena pemerintah ini juga perlu dikawal, pemerintah ini juga perlu diluruskan kalau belok, kalau bengkok jalannya. Akan tetapi, kita akan melawan setiap upaya caci maki, penghinaan, dan pelecehan terhadap pemimpin negara kita,” ucapnya. (Ant)

Baca Juga :
Qodari Jawab Tuduhan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto soal Alat Pelacak: Itu Sudah Kuno!
Sosok Firdaus Oiwobo, Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Usai Kritik MBG, Ternyata Ketua Umum Termul
Prabowo Ingin Antrean Haji Jadi 26 Tahun, Tak Lagi 40 Tahun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Jumat 19 Juni 2026: Jelang Akhir Pekan, Satu Provinsi Siaga Hujan Lebat
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Korupsi MBG karena Sudah Ditangani Kejagung
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kejati Geledah Kantor Disdik Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Perpustakaan Digital
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Prudential Syariah Bayar Klaim dan Santunan Rp8,5 Triliun kepada 325 Ribu Peserta
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.