TABLOIDBINTANG.COM - Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istri, Sarwendah masih berlanjut. Kali ini, keputusan Ruben menghentikan sementara pemberian nafkah kepada anak-anaknya memicu perbincangan publik.
Ruben mengaku telah menjalankan kewajibannya sebagai ayah, namun merasa haknya untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anak belum juga terpenuhi.
"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku nggak dapat.' Itu yang membuatnya memilih menunda kewajibannya sebagai bentuk protes," ujar Minola Sebayang kuasa hukum Ruben Onsu kepada wartawan belum lama ini.
Menurut Minola, Ruben belum akan kembali mengirim nafkah hingga diberikan kesempatan bertemu dengan anak-anaknya selama dua hingga tiga hari.
"Sebelum anak-anak ini diberikan waktu untuk berkumpul dengan Ruben dua sampai tiga hari, Ruben juga akan menunda terus apa yang menjadi kewajibannya. Meskipun banyak yang mengatakan tidak boleh menunda, ini kita bicara soal kesepakatan," jelas Minola.
Sebelumnya, Ruben Onsu mengakui dirinya memang menghentikan pengiriman nafkah bulanan. Namun ia merasa kecewa karena pengorbanannya selama bertahun-tahun sebagai pencari nafkah seolah tidak pernah dihargai.
"Kalau dibahas tentang nafkah ini, ketika jadi keringat, jerih payah saya selama ini ke mana? Kenapa hanya dinilai dari enam bulan terakhir?" ungkap Ruben.
Ruben bahkan menyatakan siap mengambil alih pengasuhan anak-anaknya apabila pihak mantan istri merasa kesulitan memenuhi kebutuhan mereka.
"Kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan," tegasnya.
Di sisi lain, Minola juga menyoroti besarnya pengeluaran yang selama ini masih dibebankan kepada Ruben. Menurutnya, kliennya semestinya hanya berkewajiban memenuhi kebutuhan anak, bukan membayar biaya lain yang tidak berkaitan langsung.
"Sebenarnya kebutuhan anak-anak itu berapa? Jangan uang sampah juga dijadikan kewajiban Ruben. Jangan biaya anjing peliharaan juga dibebankan kepada Ruben," pungkas Minola Sebayang.




