JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait nasib para pegawai Hotel Sultan, setelah proses eksekusi lahan dan bangunan di kawasan tersebut rampung dilakukan.
Dasco berharap, pengelolaan kawasan eks Hotel Sultan yang nantinya berada di bawah Kemensetneg tetap memperhatikan para karyawan yang selama ini bekerja di hotel tersebut.
"Saya berharap dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Sekretaris Negara. Tadi kalau ditanya bagaimana nasib karyawan Hotel Sultan, nah tentunya, bahwa pengelolaan yang nantinya akan dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara itu tentunya kita harapkan akan kemudian juga memberikan tempat kepada karyawan-karyawan yang selama ini juga sudah bekerja di sana. Demikian," ujar Dasco, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: Pimpinan DPR Siap Terima Mahasiswa yang Gelar Demo Jumat Besok
Pernyataan itu disampaikan Dasco merespons pertanyaan mengenai nasib para pekerja Hotel Sultan setelah proses pengosongan lahan di kawasan tersebut selesai dilakukan.
Untuk diketahui, eksekusi pengosongan lahan kompleks Hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, telah rampung pada Kamis sore.
Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Ahyar Parmika mengatakan, juru sita berhasil mengambil alih dua bidang tanah dan sejumlah bangunan yang menjadi obyek eksekusi.
"Dapat menguasai obyek eksekusi berupa, bidang tanah eks HGB 26/Gelora seluas 53.709 meter persegi dan bidang tanah eks HGB Nomor 27/Gelora seluas 83.666 meter persegi," ujar Ahyar, di halaman Hotel Sultan, Kamis.
Baca juga: Program MBG Diduga Langgar HAM, Waka Komisi XIII DPR: Justru Ini untuk Pemenuhan HAM
Selain dua bidang tanah tersebut, sebanyak 15 bangunan yang berdiri di atas lahan itu juga berhasil dieksekusi.
Dengan selesainya proses eksekusi, pengelolaan kawasan eks Hotel Sultan selanjutnya akan sepenuhnya berada di bawah pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang