Pupuk Indonesia Buktikan Pemupukan Berimbang Mampu Tingkatkan Produktivitas Padi hingga 8 Ton per Hektare

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

KULON PROGO, DISWAY – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong petani untuk menerapkan pemupukan berimbang sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Hasilnya terlihat pada lahan demplot padi di Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mampu menghasilkan produktivitas lebih dari 8 ton per hektare.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa penggunaan pupuk berkualitas dengan dosis yang tepat dapat memberikan hasil panen yang optimal sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Regional CEO Regional 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F., menjelaskan bahwa kegiatan demplot dilakukan tidak hanya sebagai sarana edukasi, tetapi juga untuk memberikan pembuktian langsung kepada petani mengenai manfaat pemupukan berimbang.

"Kami ingin memberikan edukasi sekaligus pembuktian langsung kepada petani mengenai pentingnya pemupukan berimbang. Pada kegiatan ini dilakukan demplot pemupukan berimbang dengan dosis pemupukan 500 kilogram Petroganik, 300 kilogram per hektare Phonska, serta 200 kilogram per hektare Urea," ujar Ihwan.

BACA JUGA:Hadiri Rembuk Tani Pupuk Indonesia di Aceh, Menko Zulhas Pastikan Pupuk Lancar

Berdasarkan hasil ubinan, lahan percontohan tersebut menghasilkan produktivitas mencapai 8,288 ton per hektare. Menurut Ihwan, capaian itu menunjukkan bahwa penerapan pemupukan berimbang mampu memberikan hasil yang optimal sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.

Ia menambahkan, produktivitas yang diperoleh berada pada kategori sangat baik dan menunjukkan bahwa rekomendasi pemupukan yang tepat dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Peningkatan hasil panen tersebut juga menjadi bukti bahwa kualitas produk pupuk yang digunakan tetap terjaga dan mampu mendukung kebutuhan tanaman sesuai fase pertumbuhannya.

"Hasil uji coba ini memberikan keyakinan kepada petani bahwa pemupukan berimbang memberikan efek peningkatan produktivitas tanaman padi," jelas Ihwan.


Pupuk Indonesia melakukan pendampingan dan sosialisasi pemupukan berimbang kepada petani di Kulon Progo. Melalui demplot percontohan, metode ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong efisiensi penggunaan pupuk.--

BACA JUGA:Mulai dari LPG sampai Pupuk, 108 Persoalan Diselesaikan Prabowo hanya 18 Bulan

Ke depan, Pupuk Indonesia berkomitmen memperluas kegiatan demonstrasi plot dan pendampingan kepada petani di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai praktik pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan karakteristik lahan.

Menurut Ihwan, semakin banyak petani yang menerapkan pemupukan berimbang, semakin besar peluang peningkatan produktivitas pertanian nasional secara berkelanjutan.

Selain mendukung peningkatan hasil panen, metode tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui praktik budidaya yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Dengan hasil yang diperoleh di Kecamatan Nanggulan, petani kini memiliki gambaran nyata bahwa teknologi budidaya dan pemupukan berimbang merupakan salah satu kunci untuk menghasilkan panen yang tinggi, efisien, dan berkelanjutan. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pusri dan Kementan Perkuat Daya Saing Kopi Arabika Kintamani
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Ruben Onsu Tahan Nafkah Anak, Ada Syarat yang Harus Dipenuhi
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ade Armando Kritik Aksi Mahasiswa UGM kepada Tiga Pejabat Negara: Sebetulnya Ada Cara Lebih Beradab
• 12 menit lalukompas.tv
thumb
Korban Tewas di Gaza Tembus 1.005 Orang Sejak Gencatan Senjata, Negosiasi Perdamaian Terus Berlangsung
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.