Ormas Garda Prabowo Adukan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Ke Bareskrim

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Ormas Gerakan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) mengajukan pengaduan masyarakat terhadap Tiyo Ardianto eks Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap Kepala Negara.

Daeng Lukman Ketua LBH Garda Prabowo, mengatakan bahwa pengaduan ini didasarkan atas pernyataan Tiyo yang dinilai pihaknya menghina martabat Prabowo Subianto Presiden RI.

“Dumas (aduan masyarakat) kami terkait dengan si saudara Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM yang menghina presiden dengan sebutan kata-kata kurang–saya pikir teman-teman tahu semua,” katanya saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (18/6/2026) yang dikutip Antara.

Ia menegaskan bahwa Garda Prabowo sejatinya menghormati kebebasan berpendapat dan antikritik. Namun, menurutnya, penghinaan dan serangan personal terhadap Presiden tidak bisa dibenarkan.

“Jadi, kami datang ke Mabes Polri dan kami sudah konsultasi dumas ini. Apakah terkait nanti selanjutnya kemudian akan diproses, itu lain hal. Apakah kemudian nanti beliau yang melaporkan, kita tidak tahu,” katanya.

Sementara itu, Ferdinand Hutahaean, pengacara yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Prabowo Presiden dengan hewan.

“Statement tersebut sangat menjijikkan dan tidak layak untuk kami sebutkan. Takutnya nanti anak-anak kita mengikuti,” katanya.

Hal lain yang diadukan adalah dugaan penyebaran berita bohong terkait adanya alat pelacak di mobil Tiyo. Menurutnya, tuduhan tersebut harus diluruskan karena memberatkan posisi pemerintah.

Politikus itu pun menegaskan bahwa dumas ini bukan bentuk pembungkaman, melainkan menjadi pengingat bagi Tiyo maupun masyarakat lainnya bahwa ada batasan dalam kebebasan berpendapat.

“Kritik sekeras-kerasnya, silakan kami dukung mahasiswa bersuara kritis karena pemerintah ini juga perlu dikawal, pemerintah ini juga perlu diluruskan kalau belok, kalau bengkok jalannya. Akan tetapi, kita akan melawan setiap upaya caci maki, penghinaan, dan pelecehan terhadap pemimpin negara kita,” ucapnya. (ant/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nyaris Putus Asa di Sel Tahanan, Richard Lee Sebut sang Istri Jadi Satu-satunya Sumber Kekuatan
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Ombak Besar Hantam Ibu dan Balita di Pantai Drini, Petugas Sigap Evakuasi
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cerita Tamu Hotel Sultan Kehilangan Baju Usai Eksekusi: Pagi Masih Ada, Malam Sudah Raib
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Sumba Timur Mencekam! 1 Tewas dan 3 Luka-Luka Dibacok Parang usai Pesta Miras
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Jumat 19 Juni 2026: Jelang Akhir Pekan, Satu Provinsi Siaga Hujan Lebat
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.