JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Hukum menghibahkan lahan seluas kurang lebih 6,3 hektar kepada Kementerian Sosial untuk dimanfaatkan sebagai Sekolah Rakyat, di Kota Tangerang.
Penyerahan Sertifikat Tanah diserahkan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di Graha Pengayoman, Kemenkum, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).
"Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan untuk mendapatkan tanah untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Saya sungguh-sungguh berterima kasih," kata Saifullah, dalam keterangan pers, Jumat (19/6/2026).
Saifullah menuturkan, lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen biasanya disediakan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati/Wali Kota maupun Gubernur.
Baca juga: Gaspol! Gus Ipul Tak Ragu Laporkan Bawahannya yang Korupsi Sekolah Rakyat
"Sekarang ditambah lagi oleh Kementerian-Kementerian, salah satunya Kementerian Hukum yang sejak awal proaktif dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial," ujar dia.
Selain menyerahkan lahan di Tangerang, Supratman ternyata juga berencana memberikan lahan dan bangunan pribadi di Provinsi Sulawesi Tengah, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk Sekolah Rakyat.
"Beliau punya aset pribadi yang nanti akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk juga penyelenggaraan sekolah rakyat di Sulawesi Tengah, saya kira ini adalah satu inisiatif yang baik," kata Gus Ipul.
Sementara itu, Supratman menyampaikan bahwa proses penyerahan lahan dari Kemenkum ke Kemensos sudah dilakukan dari beberapa waktu yang lalu.
"Hampir 63.000 (meter persegi) atau 6,3 hektar lahan di Kementerian Hukum, kami serahkan kepada Kementerian Sosial, nanti peruntukannya untuk pembangunan Sekolah Rakyat," kata Supratman.
Baca juga: Gus Ipul Akui SDM Kemensos Belum Memadai Lakukan Pengadaan Barang dan Jasa
Ia berharap, lahan yang dihibahkan itu dapat ikut berkontribusi dalam mendukung kesuksesan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Kita berharap mudah-mudahan dengan penyerahan ini, ke depannya apa yang menjadi cita-cita kita bersama, itu kami sebagai pembantu Bapak Presiden, kita wujudkan semua apa yang menjadi harapan beliau dan harapan bangsa ke depan," imbuh dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




