Milad ke-39 FSIKP UMI, Luncurkan FSIKP TV dan Siapkan Pembangunan Gedung Baru

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperingati Milad ke-39 dengan mengusung tema “Bersama Bertumbuh, Bersama Memberi Makna”.

Peringatan milad tersebut tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan fakultas sekaligus menegaskan komitmen untuk terus berkembang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Berlangsung di Auditorium Aljibra UMI, Jumat,19 Juni.

Dalam rangkaian kegiatan milad, FSIKP memberikan penghargaan kepada dosen berprestasi dan dosen yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun bagi kemajuan fakultas.

Penghargaan juga diberikan kepada para mantan rektor UMI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam mendukung perkembangan institusi.

Selain itu, FSIKP secara resmi meluncurkan FSIKP TV sebagai media informasi dan publikasi yang diharapkan menjadi wadah kreativitas mahasiswa serta sarana penyebarluasan berbagai aktivitas akademik fakultas.

Pada kesempatan yang sama, fakultas juga mengumumkan rencana pembangunan gedung baru yang lebih representatif guna menunjang proses pembelajaran dan pengembangan akademik.

Ketua Panitia Milad sekaligus Wakil Dekan III FSIKP UMI, Muhammad Idris, mengatakan peringatan milad tahun ini menjadi bukti bahwa fakultas terus berkembang dan bertumbuh dari waktu ke waktu. Berbagai kegiatan telah digelar sejak beberapa hari sebelumnya dengan melibatkan mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat.

Menurutnya, rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 14–18 Juni tersebut mencakup 17 cabang lomba, di antaranya lomba film pendek, baca puisi, penulisan novel dan cerpen, penulisan esai, story telling, reportase.

“Ada juga debat multibahasa, tahsin dan tahfiz Al-Qur’an, serta berbagai kompetisi lainnya yang bertujuan mengembangkan kreativitas, daya saing, dan kapasitas generasi muda,” ungkapnya.

Dekan FSIKP UMI, Dr Nurjannah Abna, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi sarana membangun peradaban dan menyiapkan generasi masa depan yang berintegritas.

Ia mengingatkan bahwa setiap pekerjaan dan pengabdian akan dipertanggungjawabkan, sehingga seluruh sivitas akademika diharapkan bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“ FSIKP berawal dari Fakultas Sastra yang mengemban amanah dalam pengembangan bahasa, sastra, budaya, dan peradaban,” tuturnya.

Pada awal berdirinya, fakultas memiliki tiga program studi, yakni Sastra Inggris, Sastra Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Indonesia. Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat, fakultas kemudian bertransformasi menjadi FSIKP dengan enam program studi.

Menurut Nurjannah, transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nama kelembagaan, tetapi merupakan upaya memperluas peran fakultas dalam memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat tanpa meninggalkan identitas keilmuan yang telah dibangun sejak awal.

“Saat ini, alumni FSIKP telah berkiprah di berbagai bidang profesi, mulai dari pendidik, birokrat, jurnalis, hingga sektor lainnya,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Nurjannah juga menyampaikan harapannya agar dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat pembangunan sarana dan prasarana.

“Kami berharap usia ke-39 ini menjadi momentum untuk menghadirkan fasilitas yang lebih mendukung. Dengan dukungan yayasan, kami optimistis dapat mewujudkan pembangunan gedung FSIKP yang lebih modern,” ujarnya.

Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menekankan pentingnya budaya membaca, menulis, meneliti, berdiskusi, dan menghasilkan karya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, fakultas harus menjadi rumah lahirnya gagasan-gagasan besar yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi dan memperluas kolaborasi.

“FSIKP diharapkan mampu memperkuat jejaring nasional maupun internasional guna meningkatkan kualitas literasi, ilmu komunikasi, dan pendidikan, sekaligus membuka peluang kerja sama lintas sektor dan lintas negara,” ungkapnya.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Masrurah Mokhtar, menyampaikan apresiasi atas perkembangan FSIKP yang terus menunjukkan kemajuan.

Ia merupakan mantan dekan Sastra UMI. Ia menegaskan komitmen yayasan untuk mendukung pembangunan gedung baru yang lebih baik dan modern.

“Ini juga guna menunjang aktivitas akademik serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan fakultas,” tuturnya. (wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ukraina dan Jerman kembangkan sistem pertahanan antirudal balistik
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Meski Sudah Pakai Jersei Timnas Indonesia, FIFA Larang Pemain Grade A Eropa Ini Dinaturalisasi dan Bela Garuda
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Depok Resah Dapur MBG Berdiri di Permukiman Padat dan Jalan Sempit, Pengelola Klaim Kantongi Izin
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Rotasi Inti Bumi Sempat Berhenti Kemudian Balik Arah, Ini Dampaknya
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dukun Buka Aura yang Gasak Emas Warga Tegal Alur Ditangkap
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.