Pasien JKN Rasakan Manfaat Antrean Online Saat Jalani Kontrol Pengobatan Pelemakan Hati

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Angga Saputra, memanfaatkan fitur Antrean Online pada Aplikasi Mobile JKN untuk mendukung proses kontrol rutin selama menjalani pengobatan penyakit pelemakan hati sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien.

Angga mengaku fitur digital tersebut membantunya menghemat waktu saat berobat di fasilitas kesehatan di tengah kesibukannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Fitur Antrean Online itu betul-betul mengubah cara kita saat berobat. Proses pelayanannya sangat memudahkan para peserta di faskes. Sistem digital ini juga sangat menghemat waktu kerja saya sebagai PNS. Saya tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengantri lama,” ungkapnya.

Jalani Rujukan hingga Kontrol Berkala

Angga menjelaskan proses pengobatannya diawali dengan pemeriksaan di Puskesmas Cilandak sebelum dirujuk ke RSUD Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih spesifik.

“Awalnya saya datang berobat ke Puskesmas Cilandak terlebih dahulu. Namun kondisi saya ternyata membutuhkan penanganan medis yang jauh lebih spesifik. Akhirnya saya langsung dirujuk ke RSUD Pasar Minggu dengan alur yang sangat rapi. Petugas di sana juga memandu seluruh proses rujukan saya dengan sangat baik,” ujarnya.

Selama sekitar dua bulan masa pemulihan, Angga menjalani kontrol rutin di rumah sakit tersebut sesuai arahan tim medis.

Selain menjalani pengobatan, ia juga diminta melakukan puasa secara teratur dan menjaga pola makan untuk membantu pemulihan fungsi hati.

Biaya Ditanggung JKN dan Layanan Dinilai Memuaskan

Menurut Angga, keberadaan Program JKN membuat dirinya dapat menjalani pengobatan dengan lebih tenang karena seluruh biaya pelayanan kesehatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Ia juga menilai tenaga medis memberikan pelayanan yang ramah selama proses pengobatan berlangsung.

Angga menyebut Program JKN sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya yang besar.

“Bagi saya, satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan BPJS Kesehatan adalah bermanfaat,” katanya.

Ia berharap sistem pelayanan kesehatan berbasis digital terus dikembangkan serta nominal iuran dapat ditinjau agar semakin terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran: MBG di Wilayah 3T Berjalan Terus
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengenal Forward Collision Mitigation, Teknologi Keselamatan Aktif di Mobil Modern
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Pajak Turis Internasional Jepang Naik Per Juli 2026
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
BPJS Watch Soroti Potensi Benturan Kepentingan dalam Permenkes Rumah Sakit
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Laba Semen Indonesia Meroket 380%
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.