Iran ingin Israel mengakhiri serangan di Lebanon sebelum melanjutkan negosiasi terkait isu nuklir dengan Amerika Serikat (AS).
IDXChannel - Iran ingin Israel mengakhiri serangan di Lebanon sebelum melanjutkan negosiasi terkait isu nuklir dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari CNN pada Jumat (19/6/2026), rencana negosiasi antara Iran dan AS di Swiss hari ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Iran menyebut aksi Israel di Lebanon sebagai pelanggaran kesepakatan.
“Pihak Iran meminta jaminan bahwa pertempuran di Lebanon segera berakhir, seperti yang tercantum dalam kesepakatan yang telah ditandatangani,” kata seorang diplomat yang menolak disebut namanya.
Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Rabu untuk menghentikan pertempuran selama 60 hari guna melanjutkan negosiasi terkait nuklir. Kesepakatan itu juga mencakup konflik antara Israel dan kelompok militan Hizbullah di Lebanon.
"Para mediator saat ini sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut," kata diplomat itu kepada CNN.
AS telah menekan Israel untuk mematuhi kesepakatan dengan Iran. Namun, banyak pihak di Tel Aviv yang mengkritik sikap lunak Washington terhadap Teheran.
AS-Israel memulai perang dengan Iran pada Februari. Konflik kemudian menyebar ke Lebanon setelah Hizbullah bergabung dengan Teheran untuk melawan kedua negara tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)





