2 Karyawan Minimarket di Bekasi Trauma dan Emosional Usai Dirampok

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Dua karyawan Alfamart di Jalan Surya Raya, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, mengaku masih trauma dan tekanan emosional setelah menjadi korban perampokan pada Kamis (18/6/2026) pagi.

Salah satu korban, Tiara, mengatakan, dirinya bersama seorang rekan kerjanya sempat ditodong benda menyerupai pistol, dipaksa menyerahkan uang di brankas, lalu dikunci di dalam ruang penyimpanan uang oleh pelaku.

Meski berhasil menyelamatkan diri, pengalaman tersebut masih membekas hingga sehari setelah kejadian.

Baca juga: Perampok Bersenjata Mainan di Bekasi Sekap Dua Karyawan Minimarket di Ruang Brankas

"Sebenarnya traumanya sedikit. Kalau saya jatuhnya lebih ke emosi," ujar Tiara saat ditemui di lokasi, Jumat (19/6/2026).

Tiara menuturkan, setelah pelaku membawa kabur uang dan mengunci mereka di ruang brankas, dirinya dan rekan kerja sempat kebingungan karena tidak dapat menghubungi siapa pun.

Pasalnya, telepon genggam miliknya dan rekannya tersimpan di area kasir yang berada di lantai bawah saat peristiwa terjadi.

Dalam kondisi terjebak, keduanya kemudian mencari cara untuk keluar. Beruntung, di dalam ruangan terdapat sebuah jendela dan alat pemadam api ringan (APAR) yang akhirnya digunakan untuk memecahkan kaca.

Namun, mereka tidak langsung berusaha melarikan diri karena khawatir pelaku masih berada di sekitar lokasi.

"Itu juga nunggu satu menit setelah malingnya pergi, soalnya juga takut masih ada di bawah kan malingnya," ujar Tiara.

Setelah berhasil keluar melalui jendela, kedua korban langsung mencari bantuan. Mereka kemudian bertemu seorang pelanggan yang hendak berbelanja di minimarket tersebut.

"Kebetulan pas keluar pintu ada bapak-bapak. Terus aku sempat bilang, 'Pak, tolong kita dirampok!'" kata Tiara.

Baca juga: Tahun Depan Jakarta Punya 500 Ondel-ondel dengan Wajah Baru, Pramono: Karya Desainer Top

Menurut dia, pelanggan tersebut mengaku sempat berpapasan dengan pelaku yang melarikan diri usai beraksi.

"Katanya malingnya jalan kaki enggak bawa motor, lari ke arah sebelah kanan Alfamart, arah ke Kalimalang," ujar Tiara menirukan keterangan pelanggan tersebut.

Perampokan itu sendiri bermula ketika pelaku datang ke minimarket dan berpura-pura menjadi pelanggan yang hendak melakukan transaksi atau top up uang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengaku biasanya bertugas sebagai kasir. Namun saat kejadian, dirinya sedang merias wajah di area lain sehingga rekannya yang melayani pelaku di meja kasir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPH Migas dan Pemprov Riau Perkuat Pengawasan BBM Subsidi untuk Cegah Penyalahgunaan dan Pastikan Tepat Sasaran
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Macau Open 2026: Kejutan, Tunggal Putra Muhamad Yusuf Pulangkan Unggulan Pertama dan ke Semifinal
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Foto: Tuan Rumah El Tri Maju ke Babak 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Puan Minta Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Pangan di Tengah Ancaman Kekeringan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Buron 5 Bulan, Anggota DPRD Sumbar Tersangka Kasus Korupsi Rp 34 M Ditangkap
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.