CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Timnas Amerika Serikat resmi mengamankan tiket menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kepastian ini didapat setelah tim tuan rumah sukses membungkam Australia dengan skor 2-0 dalam laga kedua Grup D yang berlangsung di Stadion Lumen, Seattle, pada Sabtu (20/6).
Berdasarkan data resmi dari FIFA, keunggulan skuad The Stars & Stripes tercipta melalui gol bunuh diri bek lawan, Cameron Burgess, serta sundulan terukur dari Alex Freeman.
Hasil positif ini memantapkan posisi Amerika Serikat di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi enam poin sempurna.
Sementara itu, Australia tertahan di peringkat kedua dengan mengemas tiga poin, namun skuad Socceroos masih menjaga asa untuk melaju ke fase gugur pada laga pamungkas.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Amerika Serikat langsung mengambil kendali permainan.
Skuad asuhan Gregg Berhalter ini langsung menggebrak lewat aksi Sergino Dest, meski upayanya masih mampu diredam barisan pertahanan Australia.
Gelombang serangan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-11. Tekanan intensif memaksa bek Australia, Cameron Burgess, melakukan kesalahan antisipasi yang berujung gol bunuh diri. Papan skor pun berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol memicu Australia untuk keluar menyerang. Nishan Velupillay sempat mendapatkan ruang tembak untuk menyamakan kedudukan, namun bola masih menyamping tipis dari sasaran.
Menjelang turun minum, publik tuan rumah kembali bergemuruh. Tepat pada menit ke-45, Alex Freeman sukses menggandakan keunggulan Amerika Serikat menjadi 2-0 lewat eksekusi sundulan mematikan yang menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Amerika Serikat langsung mengancam lewat tusukan Folarin Balogun, tetapi barisan belakang Australia tampil sigap menghalau bola.
Australia yang mencoba mengejar ketertinggalan sempat membuka peluang emas lewat aksi Cristian Volpato. Sayangnya, sepakan Volpato masih melambung tinggi di atas mistar gawang.
Di sisa waktu pertandingan, Australia terus berupaya membongkar pertahanan tuan rumah demi memperkecil defisit gol.
Namun, kedisiplinan lini belakang Amerika Serikat membuat skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.




