Festival ini akan menghadirkan lebih dari 20 musisi dan kreator dari berbagai generasi, mulai dari kolektif tari Moluccan Soul musisi jazz Barry Likumahuwa, hingga penyanyi muda Betrand Peto.
CEO Nadi Creative sekaligus Founder Pesta Timuran Jaksel, Robby Neo, mengatakan festival ini tidak hanya menawarkan pengalaman menonton konser seperti pada umumnya. Menurutnya, kekuatan utama Pesta Timuran Jaksel terletak pada konsep kolaborasi yang mempertemukan berbagai musisi lintas generasi, genre, dan daerah dalam satu pertunjukan.
“Di Pesta Timuran ini temen-temen nggak cuman nonton festival seperti pada umumnya. Di sini kita ada dua puluh lima artis kita libatin dua puluh artis lebih di mana semuanya akan kolaborasi,” ujar Neo di Bajawa Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat, 19 Juni 2026.
Baca Juga :
Pesta Timuran Jaksel Rayakan Keberagaman Musik Indonesia Timur, Lanjutkan Semangat Glenn FredlyMenariknya, acara ini juga akan menghadirkan kolaborasi lintas genre, lintas generasi, dan lintas daerah yang menggambarkan kekayaan musik Indonesia Timur masa kini, di antaranya Toton Caribo, Marion Jola, Novia Bachmid, Teddy Adhitya, Barry Likumahuwa, Nowela, Fresly Nikijuluw, Justy Aldrin, Vicky Salamor, Wizz Baker, Jacson Zeran, Wita Sofi, Miguell Kaidel, Teamuran, Jerry Likumahuwa, hingga Moluccansoul.
“Jadi ada artis baru Timur dari Indonesian Idol, kolaborasi dengan artis timur NTT senior, terus kolaborasi dengan artis Papua di dalam satu panggung dan satu segmen. Menurut kita itu suatu hal yang belum pernah ada sebelumnya dan kita bikin itu jadi enam segmen. Jadi orang-orang akan bisa menikmati itu dari siang jam 3 sampai dengan malam," lanjutnya.
Selain deretan penampil utama, Pesta Timuran Jaksel juga menyiapkan enam special show yang dirancang secara eksklusif dan hanya dapat disaksikan di festival ini. Setiap segmen akan menghadirkan kolaborasi lintas genre, lintas generasi, hingga lintas daerah yang merepresentasikan perkembangan musik Indonesia Timur saat ini.
Deretan special show tersebut antara lain Dendang Minang Timuran, Timur Jazz Rock, Suara Timur, Pesta Timuran, Lagu Timur Session, hingga Bagoyang. Masing-masing pertunjukan menghadirkan konsep yang berbeda dan dikembangkan khusus untuk festival ini.
Konsep panggung juga dirancang berbeda dari festival kebanyakan. Neo mengungkapkan pihaknya akan menghadirkan sebuah island stage yang memungkinkan para musisi tampil lebih dekat dengan penonton.
“Panggung utamanya ada satu. Kita ada bikin island panggung. Jadi nanti di tengah itu ada panggung yang nanti semua penampil bisa ke sana dan bisa lebih dekat dengan penonton. Nah, experience itu sih sebenarnya pengen kita bawa nanti,” tutur Neo.
Sebagai festival yang lahir dari semangat kolektif, Pesta Timuran Jaksel tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai program pendukung yang memperkuat nuansa budaya dan komunitas urban.
Baca Juga :
Pramono Anung Sambut Baik Konser BTS di Jakarta 2026 Ditambah Jadi 3 HariSementara bagi pencinta kuliner, area Rica-Rica Garden akan menghadirkan beragam sajian khas Indonesia Timur, mulai dari sirih pinang hingga papeda kuah kuning.
Bagi Sobat Medcom yang tertarik hadir, Pesta Timuran Jaksel akan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta Selatan. Informasi lebih lanjut dan pembelian tiket dapat diakses melalui pestatimuran.com.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




