Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengingatkan urgensi kesiapan dalam menghadapi lonjakan demografi lanjut usia (lansia). Langkah pemberdayaan kelompok lansia terus didorong.
"Kita saat ini Indonesia ini kan sudah masuk yang namanya aging population ya. Saat ini hampir berapa ya, 12 persen penduduk lansia kita," ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2026.
Baca Juga :
Lansia Diberi Edukasi Kesehatan Tulang hingga Mental"Tahun 2045 akan menjadi sekitar 20 persen," ujar Woro.
Pemerintah berkomitmen untuk tetap memberikan ruang gerak produktif bagi kelompok lansia. Aktivitas pemberdayaan ini harus menyentuh aspek kemandirian yang berkelanjutan.
Ilustrasi lansia. Foto: Freepik.
"Kita harus bisa memastikan lansia-lansia kita menjadi lansia yang mandiri, maka perlu ada upaya pemberdayaan," ucap Woro.
Salah satu langkahnya, lewat wadah aktif seperti pembuatan kerajinan tangan dan olahraga bersama di komunitas. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan implementasi ini diharapkan mampu menjaga lansia Indonesia tetap sehat.
"Pemberdayaan ini tidak harus selalu berkaitan dengan ekonomi, tapi juga kita bicara dari sisi kesehatannya," pungkas Woro.




