VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berbicara tentang target di Piala AFF 2026. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Herdman sedang beristirahat setelah skuad Garuda tampil di FIFA Matchday Juni 2026. Tim asuhannya sukses menang dua kali melawan Oman dengan skor 3-0 dan Mozambik dengan skor 1-0 pada awal bulan ini.
Setelah ini, agenda terdekatnya adalah membangun skuad untuk Piala AFF 2026. Herdman sudah mengumpulkan tim untuk pemusatan latihan (TC) pada akhir Mei lalu.
Namun, itu belumlah skuad final. Dia diharapkan untuk mengumumkan skuad final tersebut dalam hitungan pekan, mengingat Piala AFF 2026 akan digelar pada akhir Juli nanti.
Menjelang turnamen, Herdman dipanggil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada pekan ini. Dalam pertemuan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Herdman berbicara tentang persiapan Timnas Indonesia.
“Bagi negara kami, hal itu sangatlah penting. Saya pikir persiapan kami salah satunya selalu didukung pemerintah, dan itu sangatlah krusial untuk membantu kami yang membutuhkan dukungan seluruh negara, terutama bagi para pemimpin,” tutur Herdman.
Dalam Piala AFF 2026 ini, Herdman diharapkan memanggil hampir seluruhnya, jika bukan seluruhnya, pemain lokal Super League. Dia sudah berulang kali mengindikasikan hal itu.
Sebab, Piala AFF digelar di luar jendela FIFA, jadi sulit untuk memanggil pemain diaspora. Para pemain diaspora nantinya diarahkan untuk FIFA ASEAN Cup yang digelar pada September hingga Oktober mendatang.
Berbicara tentang target, Herdman mengindikasikan bahwa dirinya melalui Piala AFF sebagai bahan persiapan sebelum FIFA ASEAN Cup. Dia juga menekankan pentingnya memberikan menit bermain kepada mereka yang jarang bermain di tim nasional.
“Kami akan menghadapi Piala AFF dalam waktu dekat. Kemudian, seperti yang sudah disampaikan Ketua PSSI Erick Thohir, kami juga akan menghadapi FIFA ASEAN Cup, yang menurut saya adalah dua turnamen yang menarik bagi kami,” tandasnya.
“Salah satu di antaranya adalah untuk memberi kesempatan kepada para pemain lokal dan memberi mereka kesempatan yang dibutuhkan untuk bermain di level [tim nasional], sekaligus memberi kesempatan yang menjadi momen penilaian mereka,” lanjutnya.





