28 Orang Masih Dirawat Imbas Tabrakan Kereta di London

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Dua kereta api bertabrakan di utara London, Inggris, pada Jumat (19/6) waktu setempat. Akibatnya, satu masinis tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka.

Dilansir AFP, berdasarkan keterangan operator kereta East Midlands Railway, kecelakaan itu melibatkan dua kereta tujuan London yang berada di jalur yang sama.

Menteri Transportasi Inggris Heidi Alexander mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Ia menegaskan akan dilakukan penyelidikan menyeluruh agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Sementara, Kepala Kepolisian Transportasi Inggris, Lucy D'Orsi, menyampaikan bahwa lebih dari 80 orang telah mendapat perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut, dan 28 orang masih menjalani perawatan.

“Sebanyak sembilan orang berada dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Polisi sebelumnya mengkonfirmasi bahwa masinis salah satu kereta meninggal dunia di lokasi kejadian.

D'Orsi mengatakan penyidik khusus dari Kepolisian Transportasi Inggris bekerja sama dengan Rail Accident Investigation Branch (RAIB) untuk mengumpulkan fakta dan menentukan penyebab kecelakaan.

Di sisi lain, Istana Buckingham menyampaikan bahwa Raja Inggris, Charles III, sangat berduka atas kecelakaan tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal serta para korban luka.

Cerita Penumpang

Salah seorang penumpang, Paul Cavin, mengatakan kepada BBC bahwa keretanya sedang berhenti ketika tiba-tiba ditabrak dari belakang dengan cukup keras.

“Ada beberapa orang yang terluka di gerbong saya,” katanya. Ia juga mengaku melihat banyak korban berjalan menjauh dari kereta, beberapa di antaranya mengalami cedera pada bagian wajah.

Layanan Ambulans East of England menyebutkan 11 orang mengalami luka sangat serius, 32 orang mengalami luka serius, dan 56 lainnya mengalami luka ringan.

Untuk menangani insiden tersebut, lebih dari 20 ambulans, tim penyelamat khusus area berbahaya, serta enam ambulans udara dikerahkan ke lokasi.

Dinas pemadam kebakaran setempat juga mengerahkan lebih dari 20 unit kendaraannya guna membantu proses evakuasi. Lebih dari 70 petugas damkar juga terjun langsung ke lokasi.

Penumpang lain, Brett Byatt, mengaku masih sulit mempercayai kejadian itu sehari setelah kecelakaan. Ia juga mempertanyakan kondisi jaringan perkeretaapian Inggris yang sudah tua.

“Kegagalan sinyal sering terjadi. Mengapa hal itu tidak terdeteksi untuk kereta saya?” ujarnya.

Hingga kini, pejabat belum menyatakan apakah gangguan sinyal menjadi salah satu pemicu kecelakaan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juni 2026 Naik Tipis Rp5.000, Buyback Ikut Naik
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Sawit Dunia Naik, Pemerintah Pertahankan HET Minyakita Rp15.700 per Liter
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Ditawari Damai atau Ngaku Bersalah oleh Jaksa, Roy Suryo-dr Tifa Beri Respons Tak Terduga
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Masih Ingat Hacker Bjorka? Jejak Digitalnya Kembali Disorot
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Usut Asal-usul Airsoft Gun Adam Deni saat Ngamuk di Ruko Jakut
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.