Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, 19 Kasus Dimediasi

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, 19 Kasus DimediasiNasional | okezone | Senin, 22 Juni 2026 - 01:30Dengarkan Berita

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menerima 72 aduan terkait Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel umrah bermasalah sejak September 2025. Aduan tersebut mencakup dugaan kerugian jemaah hingga penipuan.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, mengatakan sebagian kasus telah ditangani melalui jalur mediasi.

"Dari 72 aduan travel umrah yang masuk, sebanyak 19 kasus telah berhasil kami selesaikan melalui proses mediasi," ujar Harun dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif dengan mempertemukan jemaah dan pihak travel untuk mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak. Mediasi dilakukan setelah Kemenhaj menilai pihak travel masih memiliki kemampuan dan iktikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

"Kalau kami melihat mereka masih sanggup dan memiliki niat baik, maka kami memberikan kesempatan untuk menyiapkan sekaligus menjalankan proses mediasi," lanjutnya.

Baca Juga:Momen 9 WNI Relawan GSF Video Call dengan Menlu Sugiono saat Tiba di Turki

Dari 19 kasus yang dimediasi, sebagian proses pengembalian dana kepada jemaah telah berjalan. Salah satunya melibatkan Travel Hanania yang sempat menjadi sorotan.

Dalam kasus tersebut, Kemenhaj turut hadir langsung menyaksikan sekaligus menandatangani kesepakatan antara pihak travel dan jemaah pada 14 April 2026.

"Kehadiran kami bukan sekadar seremoni. Kami ingin kesepakatan tersebut memiliki kekuatan moral yang lebih besar dibandingkan jika hanya melibatkan travel dan jemaah," tegas Harun.

Namun, dalam perkembangannya, Travel Hanania disebut tidak menjalankan hasil kesepakatan tersebut. Kasus ini kemudian dilaporkan dan kini ditangani pihak berwajib.

Saat menerima audiensi para jemaah korban Travel Hanania pada Kamis (18/6/2026), Harun menegaskan komitmen Kemenhaj untuk terus mengawal penyelesaian kasus.

"Mari kita berjalan berdampingan dan mengawal bersama agar apa yang menjadi harapan para jemaah dapat diwujudkan," ujarnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seluruh Jemaah Haji Gelombang II Dipastikan Dapat Akses Masuk Raudhah
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Trump ke Netanyahu: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengakuan Mengejutkan dari Kakak YTT di Kasus Dugaan Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Pelaku Disebut Tahu Korban Dibawa ke RS
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Al Jazeera Desak Pejabat Israel Dihukum atas Kematian Jurnalisnya di Gaza
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bolivia Krisis Ekonomi, Presiden Tetapkan Darurat Nasional
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.