Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis gizi klinik Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM membagikan rekomendasi camilan yang bisa menjadi pilihan saat harus bangun dini hari atau bergadang.
“Bila terbangun dini hari dan beraktivitas selama beberapa jam, camilan sehat dapat membantu menjaga energi dan konsentrasi,” kata Raissa, ketika dihubungi ANTARA di Jakarta pada Senin.
Menurut Raissa, saat terbangun dini hari atau bergadang, tubuh tidak selalu membutuhkan asupan makanan dan tidak harus makan jika tidak merasa lapar.
Baca juga: Camilan sehat ala Korea yang dapat dicoba saat diet
Namun apabila merasa lapar saat tengah bergadang, lanjut Raissa, hindari mengonsumsi makanan tinggi kalori, gula, gorengan, atau makanan berat yang dapat menyebabkan kantuk dan gangguan pencernaan.
“Pilih camilan yang mengandung kombinasi karbohidrat dan protein, misalnya yogurt rendah gula, susu rendah lemak, buah, kacang panggang,” tutur dokter yang menamatkan spesialis gizi klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Raissa juga merekomendasikan konsumsi susu sebagai pilihan saat bergadang. Meski bukanlah “penangkal” efek bergadang, namun susu dapat menjadi pilihan minuman yang lebih baik dibanding minuman manis tinggi gula.
Baca juga: Salad dapat jadi camilan segar musim panas untuk detoksifikasi
Dalam hal ini, susu mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh.
“Susu juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibanding minuman manis biasa. Namun yang terpenting tetap menjaga total asupan gizi dan memenuhi kebutuhan tidur yang cukup,” ujar dia.
Selain itu, disarankan membatasi mengonsumsi kafein beberapa jam sebelum waktu tidur. Hal ini lantaran mengonsumsi kafein berlebihan justru mengganggu kualitas tidur hingga menyebabkan jantung berdebar.
“Pada orang dewasa sehat, asupan kafein umumnya disarankan tidak melebihi 400 mg per hari, setara sekitar 3–4 cangkir kopi seduh. Namun sensitivitas dan kebutuhan tiap orang berbeda,” imbuh dokter yang berpraktik di RS MMC itu.
Baca juga: 6 bahan "red flag" yang tersembunyi dalam camilan favorit
Baca juga: Tiga pilihan camilan sehat untuk jantung menurut dokter
“Bila terbangun dini hari dan beraktivitas selama beberapa jam, camilan sehat dapat membantu menjaga energi dan konsentrasi,” kata Raissa, ketika dihubungi ANTARA di Jakarta pada Senin.
Menurut Raissa, saat terbangun dini hari atau bergadang, tubuh tidak selalu membutuhkan asupan makanan dan tidak harus makan jika tidak merasa lapar.
Baca juga: Camilan sehat ala Korea yang dapat dicoba saat diet
Namun apabila merasa lapar saat tengah bergadang, lanjut Raissa, hindari mengonsumsi makanan tinggi kalori, gula, gorengan, atau makanan berat yang dapat menyebabkan kantuk dan gangguan pencernaan.
“Pilih camilan yang mengandung kombinasi karbohidrat dan protein, misalnya yogurt rendah gula, susu rendah lemak, buah, kacang panggang,” tutur dokter yang menamatkan spesialis gizi klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Raissa juga merekomendasikan konsumsi susu sebagai pilihan saat bergadang. Meski bukanlah “penangkal” efek bergadang, namun susu dapat menjadi pilihan minuman yang lebih baik dibanding minuman manis tinggi gula.
Baca juga: Salad dapat jadi camilan segar musim panas untuk detoksifikasi
Dalam hal ini, susu mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh.
“Susu juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibanding minuman manis biasa. Namun yang terpenting tetap menjaga total asupan gizi dan memenuhi kebutuhan tidur yang cukup,” ujar dia.
Selain itu, disarankan membatasi mengonsumsi kafein beberapa jam sebelum waktu tidur. Hal ini lantaran mengonsumsi kafein berlebihan justru mengganggu kualitas tidur hingga menyebabkan jantung berdebar.
“Pada orang dewasa sehat, asupan kafein umumnya disarankan tidak melebihi 400 mg per hari, setara sekitar 3–4 cangkir kopi seduh. Namun sensitivitas dan kebutuhan tiap orang berbeda,” imbuh dokter yang berpraktik di RS MMC itu.
Baca juga: 6 bahan "red flag" yang tersembunyi dalam camilan favorit
Baca juga: Tiga pilihan camilan sehat untuk jantung menurut dokter





