Perusahaan Raffi Ahamd RANS Entertainment Bakal IPO, Bidik Dana hingga Rp429 Miliar

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Perusahaan milik Raffi Ahmad PT Rans Entertainment Tbk (RANS) bakal initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan yang dibangun Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu berencana menawarkan saham 20,02 persen atau sekitar 2,52 miliar saham baru dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah menjadi IPO.

RANS juga menetapkan harga penawaran berkisar Rp135 hingga Rp170 per saham, dengan begitu hasil yang dihimpun perusahaan tersebut mencapai Rp340,87 miliar hingga maksimal Rp429,25 miliar. 

BACA JUGA:IHSG Belum Sepenuhnya Bangkit, 45 Saham Babak Belur saat Penutupan

Adapun saham yang ditawarkan perusahaan tersebut adalah saham baru dengan nilai Rp10 per saham.

Untuk mendukung proses tersebut, RANS  menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Perseroan berencana menggunakan 6,98 persen dana IPO untuk melunasi lebih awal seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Adapun 18,64 persen dana lainnya akan digunakan sebagai belanja modal guna mendukung pembangunan wahana bermain dan edukasi "Cipungland".

Kemudian, sekitar 37.61 persen dana akan digunakan untuk belanja opersional penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal hingga internasional di berbagai kota Indonesia.

BACA JUGA:BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Bisnis Jangka Panjang

Perseroan juga berencana mengalokasikan sekitar 8,51 persen dana untuk membangun usaha baru yang bergerak mengembangkan bisnis teknologi berbasis kecerdasaran buatan (AI), PT Global Teknologi.

Saat ini, proses pengajuan IPO RANS telah memasuki masa pre-effective namun masih dalam penelaahan oleh Otoritas Jaka Keuangan.

Masa penawaran awal atau booking building diperkirakan berlangsung mulai 23-25 Juni 2026.

Pengajuan IPO RANS kini berada pada tahap pre-effective dan masih menunggu hasil penelaahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Sementara itu, periode penawaran awal atau bookbuilding diperkirakan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Tanggung Biaya Rekonstruksi Wajah Korban Penyekapan di Bandung
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
3 Rekomendasi Laptop untuk Para Pebisnis
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Begini Alasan Pemerintah
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Kebenaran Tidak Padam di Negara Kita
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Layanan SIM keliling tersedia di lima lokasi Jakarta pada Selasa
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.