GUADALAJARA, KOMPAS.TV - Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dilaporkan terkendala cuaca buruk yang melanda Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Cuaca buruk berupa badai dilaporkan memaksa sesi latihan hingga pertandingan ditangguhkan.
Pada Senin (22/6/2026) waktu setempat, Timnas Kolombia terpaksa menangguhkan sesi latihan akibat badai. Skuad Kolombia sedang berlatih di pusat latihan di Guadalajara, Meksiko, saat diminta berlindung dari badai.
Badai di Guadalajara terjadi saat Luis Diaz dan kawan-kawan menjalani latihan terakhir sebelum menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Selasa (23/6/2026) waktu setempat atau Rabu (24/6/2026) pagi waktu Indonesia.
Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) menyatakan para pemain baru berlatih selama 30 menit sebelum badai menerjang. Para pemain pun disebut menyelesaikan sesi latihan di gym.
Baca Juga: Mbappe Kuntit Messi untuk Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Sepanjang Sejarah, Serukan Tekad
Sebelumnya, badai juga menghambat pelaksanaan pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Irak. Pertandingan di Stadion Philadelphia, AS ini ditangguhkan saat turun minum akibat badai petir.
Badai petir menunda berjalannya laga hingga sekitar dua jam. Petugas menggunakan serokan air untuk mengeringkan lapangan Stadion Philadelphia yang terendam.
Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, menyebut penangguhan pertandingan akibat badai petir ini menjadi tantangan tersendiri untuk skuad Les Bleus.
"Ini sangat sulit karena kami harus tetap fokus. Kami tetap menyibukkan diri di ruang ganti (selama badai)," kata Mbappe, dikutip Associated Press.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Prancis berhasil menang dengan skor akhir 3-0. Kylian Mbappe mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut sekaligus menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose di putaran final Piala Dunia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Associated Press
- piala dunia 2026
- badai di piala dunia
- prancis vs irak
- badai petir
- kylian mbappe
- piala dunia





