Bedah Buku Ajoeba Wartabone, Hadirkan Kembali Jejak Perjuangan dan Keteladanan Tokoh Bangsa Indonesia Timur

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bedah buku tentang perjuangan dan pemikiran Ajoeba Wartabone, menjadi ruang refleksi untuk kembali mengingat dan mengenalkan sosok salah satu putra terbaik bangsa yang telah meninggalkan jejak pengabdian dan kontribusi besar bagi masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kegiatan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, akademisi, pegiat literasi, dan generasi muda ini tidak hanya membahas perjalanan hidup Ajoeba Wartabone, tetapi juga mengangkat nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan pengabdiannya yang tetap relevan bagi Indonesia saat ini.

Penyelenggara kegiatan sekaligus cucu tertua Ajoeba Wartabone, Roeland Niode mengatakan, penyelenggaraan bedah buku ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk merawat dan meneruskan memori sejarah kepada generasi penerus.

“Sebagai cucu, saya tumbuh dengan cerita tentang pengabdian dan perjuangan Kakek Ajoeba Wartabone. Namun bagi saya, yang terpenting bukanlah hubungan keluarga kami, melainkan bagaimana nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan pengabdiannya dapat terus dikenal oleh generasi muda. Saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut merawat dan menyampaikan warisan pemikiran beliau kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Roeland Niode menambahkan, Ajoeba Wartabone adalah bagian dari sejarah bangsa yang patut terus dikenang dan dipelajari. “Beliau adalah kakek saya secara biologis, tetapi warisan perjuangan dan pengabdiannya adalah milik bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad menegaskan, pentingnya merawat ingatan terhadap para tokoh bangsa yang telah memberikan sumbangsih besar bagi perjalanan Indonesia.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu merawat ingatan terhadap para tokohnya. Sosok Ajoeba Wartabone menyimpan banyak pelajaran tentang keberanian, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk terus menggali, mendokumentasikan, dan memperkenalkan kembali jejak perjuangannya sebagai bagian dari kekayaan sejarah Indonesia,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menilai bahwa forum-forum literasi seperti ini memiliki peran penting dalam membangun karakter kebangsaan.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting karena membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa. Semangat dan keteladanan yang diwariskan oleh Ajoeba Wartabone patut terus dihidupkan melalui berbagai ruang literasi dan diskusi publik,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal kembali sosok Ajoeba Wartabone serta nilai-nilai perjuangan dan pengabdiannya, sehingga jejak pemikiran dan keteladanannya dapat terus menginspirasi generasi Indonesia di masa kini dan masa mendatang. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Pilihan Wisata Keluarga di Hari Libur Sekolah, Ada yang Gratis!
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Foto: Taufik Hidayat Digiring ke Polda Jabar
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Perempuan Berpendidikan Masih Sering Dianggap 'Sia-sia'?
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kementerian HAM: Kasus Penyekapan di Bandung Sudah Masuk Unsur Pelanggaran HAM
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pengawasan Komnas HAM Diharap Menjaga Transparansi Penegakan Hukum
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.