RI Tetap Emerging Market, Perang Mereda: Saatnya Rupiah dan IHSG Bangkit

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: CNBC Indonesia TV
  • Pasar keuangan Indonesia kembali tertekan pada perdagangan Selasa, IHSG melemah hingga rupiah koreksi dalam tiga hari beruntun
  • Wall Street ambruk berjamaah dipicu aksi jual saham teknologi
  • Pasar keuangan hari ini akan merespons hasil pengumuman MSCI, hingga rilis data manufaktur sementara Jepang.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kembali tertekan pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun kembali naik.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan mampu bergerak positif pada hari ini, Rabu (24/6/2026), terutama pasca pengumuman MSCI yang masih mempertahankan Indonesia di Emerging Market. Selengkapnya mengenai sentimen pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

IHSG melemah pada perdagangan Selasa kemarin (23/6/2026), di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang kala itu masih menantikan pengumuman MSCI.

Pada penutupan perdagangan sesi kedua, IHSG melemah 0,25% atau turun 15,36 poin ke level 6.101,33. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat tertekan lebih dalam hingga menyentuh level 5.993,04.


(evw/evw) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Amankan Kajari dan Kasi Pidsus Serdang Bedagai
• 13 jam laludetik.com
thumb
Prabowo: B50 Diluncurkan Juli 2026, RI Tak Lagi Impor Solar
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
DPR Uji Kelayakan Calon Anggota KIP, 2 Kandidat Mengundurkan Diri
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Kementerian HAM: Kasus Penyekapan di Bandung Sudah Masuk Unsur Pelanggaran HAM
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Untuk yang Bingung Kenapa Selalu Marah Saat Diajak Bicara Keluarga
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.