JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa kerja atau job fair Jakarta Barat masih berlangsung hari ini, Rabu (24/6/2026), di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan.
Kegiatan yang diselenggarakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Barat tersebut menghadirkan 4.262 lowongan kerja dari 47 perusahaan.
Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Barat Faradisa Safoda Basuni mengatakan, ribuan lowongan tersebut terdiri dari 182 jenis jabatan yang dapat dilamar oleh para pencari kerja.
"Job fair gelombang pertama 2026 menghadirkan 47 perusahaan dengan total 4.262 lowongan kerja yang terdiri dari 182 jenis jabatan," kata Faradisa, Selasa (23/6/2026), dikutip dari Antara.
Pelaksanaan job fair secara tatap muka digelar selama dua hari, yakni 23-24 Juni 2026, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB di Gelanggang Tanjung Duren, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Selain secara langsung, bursa kerja juga dilaksanakan secara daring. Pendaftaran online telah dibuka sejak 16 Juni dan akan berlangsung hingga 25 Juni 2026.
Faradisa mengungkapkan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hingga 22 Juni 2026, sebanyak 1.600 pencari kerja telah tercatat mendaftarkan diri dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Saat Job Fair Bogor Jadi Harapan Pemutus Masa Menganggur
Ada Walk In Interview pada 25 JuniBagi pencari kerja yang belum mendapatkan kesempatan pada pelaksanaan job fair hari ini, Sudin Nakertransgi Jakarta Barat juga menyiapkan sesi walk in interview yang akan digelar pada Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Kantor Kecamatan Taman Sari, Kalideres, Grogol Petamburan, dan Kebon Jeruk mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
"Walk in interview akan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Taman Sari, Kalideres, Grogol Petamburan, dan Kebon Jeruk mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai," ujar Faradisa.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyambut baik penyelenggaraan job fair tersebut.
Baca juga: Jangan Bikin Pencari Kerja Bertanya-tanya, Hasil Job Fair Diminta Transparan
Menurut dia, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja sekaligus membantu menekan angka pengangguran.
"Kegiatan ini sangat penting dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran yang pada akhirnya akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Iin.
Ia berharap job fair dapat menjadi jembatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
"Saya percaya dengan adanya Jakarta Barat Job Fair 2026 ini akan lahir banyak cerita baru, dari anak muda yang mendapatkan pekerjaan pertama hingga perusahaan yang memperoleh tenaga kerja yang tepat," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




