Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Segera Jadi Lumbung Padi Dunia

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Gorontalo: Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS), di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu, 24 Juni 2026. 

Kegiatan tersebut memuat sejumlah agenda. Mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog bersama pemangku kebijakan, hingga jejaring kemitraan usaha yang mendukung peningkatan produktivitas, serta kemandirian pangan nasional. 

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga melihat hasil panen dan mengapresiasi capaian petani lokal dalam mengembangkan hasil pertanian. Presiden Prabowo optimistis Indonesia akan menjadi lumbung padi dunia yang bisa membantu banyak negara.

"Yang tadinya menghasilkan 5 ton gabah, sekarang bisa 10 ton lebih, 12 ton. Kalau begitu kan naik 100 persen produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia," ujar Prabowo, dalam program Prioritas Indonesia.

Presiden Prabowo ingin capaian petani lokal ini bisa terus berkelanjutan. Untuk itu, Prabowo mendorong para petani untuk bisa menguasai teknologi agar tingkat produktivitas tidak melonjak turun.

"Teknologi harus kita belajar secepat mungkin. Seluruh produksi pangan kita harus kita amankan, kita intensifikasi, ekstensifikasi, dan kita hilirisasi," ucapnya.

 

Baca Juga :

Presiden Prabowo: Cuma di Indonesia Polisi dan Tentara Ngurus Pertanian
  Dekat dengan petani dan nelayan
Prabowo menegaskan komitmennya selalu mendukung petani dan nelayan. Kepala Negara membeberkan alasan dirinya selalu mendukung petani dan nelayan.

"Karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara, dan prajurit indonesia dari lahirnya tentara Indonesia selalu didukung oleh petani dan nelayan, selalu dibantu petani dan nelayan," kata Prabowo.

Presiden ke-8 Indonesia itu menceritakan kondisi pascaproklamasi, ketika Indonesia tidak memiliki anggaran dalam menjalankan pemerintahan. Namun, petani dan nelayan disebut membantu perjuangan bangsa.

"Tentara waktu itu ditopang, diberi makanan oleh petani indonesia, TNI termasuk oleh kepolisian didukung oleh petani dan nelayan," ungkap Prabowo.

RI 1 juga mengaku sering dibantu saat masih aktif di TNI. Saat menjalankan tugas di wilayah pedesaan, Prabowo mengaku sering diberikan makan oleh para petani.

"Saya waktu muda di desa-desa, di gunung, saya merasa dibantu oleh para petani. Mereka (petani) hidupnya susah, tapi mereka tetap masak untuk prajurit TNI. Begitu besar cintanya terhadap negara dan bangsa Indonesia," ujar Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerindra: Jangan Ada Upaya Bikin Retak Prabowo-Gibran
• 4 jam laludetik.com
thumb
Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Selidiki Korban Lain di Kasus Taufik Hidayat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Luhut Yakin Ekonomi RI Tetap Tumbuh
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Ijazah Jokowi, Bonatua Gugat KPU hingga Rektor UGM
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Pemerintah Setujui KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Bunga Rumah Tapak Tetap 5 Persen
• 24 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.