JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah warga di lingkungan RW 01 Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, menolak rencana penggusuran kantor sekretariat RW setempat.
Kantor tersebut hendak digusur untuk jalan akses keluar masuk kendaraan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Warga berdemonstrasi di depan kantor SPPG di Cikini dengan membawa spanduk dan membakar ban. Warga pun berorasi dan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
Pengurus RW 01 Cikini, Bona, menegaskan pihaknya menolak rencana pembongkaran kantor sekretariat RW untuk akses jalan SPPG. Menurutnya, kantor sekretariat tersebut masih difungsikan, terutama untuk posyandu.
"Kami menolak pembongkaran sekretariat RW atas alasan apa pun karena ini masih dipakai sebagai wadah untuk posyandu lansia, posyandu balita. Kami akan tetap mempertahankan ini," kata Bona kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Kasus MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru, Diduga Jual Titik SPPG ke Mitra sampai Ratusan Juta
Bona menyebut, terdapat dua dapur MBG di sekitar lingkungan RW tersebut. Ia pun menuduh SPPG mencari persetujuan warga untuk penggusuran secara diam-diam.
Pengurus RW itu mengatakan pihak SPPG tidak mengadakan forum sosialisasi atau musyawarah bersama warga. Menurutnya, SPPG bahkan melibatkan segelintir ketua RT untuk mencari tanda tangan persetujuan warga.
"Tidak ada forum-forum musyawarah, dalam peraturan RT/RW yang ada di DKI ini, semua urusan berkenaan isu-isu program-program pemerintah daerah, program nasional, itu musyawarah warga terlebih dahulu," katanya.
Bona menyebut lahan yang ditempati kantor sekretariat RW yang hendak digusur itu berasal dari hibah warga setempat. Ia pun berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi untuk mengatasi permasalahan ini.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- dapur mbg didemo
- sppg cikini
- warga tolak penggusuran kantor rw
- makan bergizi gratis
- sppg





