Begini Persiapan Pertamina Patra Niaga untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mempersiapkan sejumlah agenda untuk kelancaran operasional Kilang Pertamina Balikpapan yang telah dimodernisasi.

Begini Persiapan Pertamina Patra Niaga untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan. (Foto Istimewa)

IDXChannel – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mempersiapkan sejumlah agenda untuk kelancaran operasional Kilang Pertamina Balikpapan yang telah dimodernisasi, sehingga membuat kilang ini beroperasi dengan kapasitas maksimal 360 ribu barel per hari.

Pertamina Patra Niaga menggelar doa bersama lintas agama di New Site Office PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), Kota Balikpapan, untuk memohon kelancaran operasional kilang.

Baca Juga:
Proyek RDMP Balikpapan Hadirkan Multiplier Effect Ekonomi, dari Lapangan Kerja hingga UMKM

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman mengatakan, doa bersama ini menjadi momentum penting untuk mendukung operasional KPB sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Semoga seluruh unit di Kilang Pertamina Balikpapan berjalan tanpa kendala, menghasilkan produk sesuai spesifikasi, serta seluruh pekerja senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, dan keselamatan,” ujar Taufik dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga:
Mengenal RDMP Balikpapan: Dari Sumur Mathilda Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

“Semoga operasional Kilang Pertamina Balikpapan selalu lancar, seluruh pekerja diberikan keselamatan, dan energi yang dihasilkan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Sekretaris Panti Asuhan Nurul Iman, Afif Irpan Kamil.

Baca Juga:
Kolaborasi Pemerintah dan Platform Digital Bantu UMKM Balikpapan Naik Kelas

Sebagai informasi, proyek kilang minyak terbesar di Indonesia, Refinery Development Master Plan (RDMP) atau modernisasi kilang di Balikpapan resmi beroperasi.

Proyek dengan nilai investasi mencapai USD7,4 miliar atau setara Rp123 triliun ini digadang-gadang menjadi kunci bagi Indonesia untuk lepas dari ketergantungan impor BBM.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, kilang Balikpapan bukan sekadar tumpukan besi dan pipa, melainkan mesin penyelamat devisa negara.

"Jadi dengan RDMP ini, kita bisa hemat devisa hingga Rp60 triliun lebih per tahunnya," ujarnya di Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Menurut data PT Pertamina (Persero), modernisasi kilang ini dapat menurunkan impor energi sebesar Rp68 triliun per tahun. Angka itu terdiri dari penurunan impor bensin sebesar Rp44,6 triliun, impor solar sebesar Rp14,9 triliun, impor avtur senilai Rp5,4 triliun, dan LPG sebesar Rp2,9 triliun.

RDMP Balikpapan akan memproduksi BBM jenis bensin sebesar 5,8 juta kiloliter (kl) dan solar sebesar 1,8 juta kl per tahun. Dengan demikian, Indonesia diharapkan bisa menekan impor bensin ke angka 19 juta kl dan menyetop total impor solar di tahun ini.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakistan Anugerahi Gelar Doktor Kehormatan Bidang Bedah Jantung ke Presiden Iran
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Dari Emas hingga Saham Global, Akses Investasi Kini Makin Fleksibel
• 9 jam laluherstory.co.id
thumb
Kantin Sekolah Dinilai Jadi Solusi Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Pelosok
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhut: Indonesia punya Landasan Hukum Kuat untuk Konservasi Alam
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.