Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menghadiri upacara peluncuran kapal perusak baru Angkatan Laut di pelabuhan Nampho pada Selasa (23/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kim menegaskan ambisinya untuk memperkuat kekuatan maritim negaranya dengan membangun dua kapal perang berukuran serupa setiap tahun selama lima tahun ke depan. (KCNA via REUTERS)
2/5Menurut laporan kantor berita resmi Korut, KCNA, kapal perusak serbaguna bernama Choe Hyon yang berbobot 5.000 ton metrik resmi diluncurkan setelah menyelesaikan uji operasional militer selama 14 bulan terakhir. Kapal tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi angkatan laut yang terus didorong Pyongyang. (KCNA via REUTERS)
Kim mengatakan Korea Utara harus memproduksi dua kapal perang sekelas Choe Hyon setiap tahun dalam lima tahun mendatang. Ia menilai penguatan armada laut menjadi prioritas penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara. (KCNA via REUTERS)
4/5Selain Choe Hyon, Korut juga berencana segera meluncurkan kapal perusak berbobot 5.000 ton lainnya yang diberi nama Kang Kon. KCNA melaporkan kapal tersebut telah diperbaiki setelah mengalami insiden sebagian terbalik saat upacara peluncuran tahun lalu. (KCNA via REUTERS)
Kim juga mengungkapkan rencana pembangunan kapal perang strategis berbobot 10.000 ton. Menurutnya, angkatan laut selama ini merupakan bagian terlemah dari kekuatan militer Korea Utara, namun kemampuan tempurnya kini akan berkembang menjadi “sesuatu yang luar biasa di luar imajinasi". (KCNA via REUTERS)
Add as a preferredsource on Google




