Para Pensiunan Diimbau Lebih Berhati-hati Terhadap Berbagai Penawaran Investasi

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANYUMAS - Ketua Persatuan Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (PP Polri) Kabupaten Banyumas Sudarsono turut memberikan perhatian terhadap kasus dugaan penipuan yang dilakukan oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto, terhadap sejumlah nasabah pensiunan, meskipun anggota PP Polri menerima manfaat pensiun melalui PT Asabri.

Menurut dia, kasus itu harus menjadi pelajaran bagi para pensiunan agar tidak mudah tergiur investasi atau janji keuntungan yang tidak masuk akal.

BACA JUGA: Polresta Banyumas Telusuri Aset Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen

"Jika ada tawaran investasi dengan keuntungan besar dalam waktu singkat, harus lebih waspada," katanya.

Sudarsono mengatakan PP Polri Banyumas memiliki 20 ranting yang dapat menjadi sarana komunikasi dan edukasi bagi para purnawirawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan.

BACA JUGA: Hadirkan Fasilitas Ekspor di Tuban, SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat

Sementara, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banyumas Bambang Budiono juga mendukung proses hukum kasus tersebut.

"Kami berharap yang bersangkutan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Bambang.

BACA JUGA: Waspada Modus Penipuan Ini, Pelaku Mengubah Data pada Dokumen Asli Bea Cukai

Menurut dia, hingga saat ini PWRI Banyumas belum menerima laporan dari anggota yang menjadi korban dalam kasus tersebut.

Dia menduga pensiunan yang menjadi korban penipuan tersebut merupakan pensiunan baru dan belum tercatat sebagai anggota PWRI.

Meski demikian, pihaknya mengimbau para pensiunan untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran investasi maupun iming-iming keuntungan yang tidak wajar.

Kasus tersebut kata Bambang menjadi pengingat pentingnya penguatan pengawasan internal di lingkungan perbankan agar potensi penyimpangan dapat dideteksi lebih dini.

"Pengawasannya perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Selain mendukung proses hukum, dia berharap para korban mendapatkan pendampingan yang memadai serta kepastian penyelesaian atas kerugian yang dialami.

Bambang juga mengimbau pensiunan yang merasa dirugikan untuk segera melapor kepada pihak berwenang maupun organisasi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kembali Disinggung Soal Kasus KDRT, Rizky Billar Tunjukkan Rekaman CCTV
• 22 jam lalucumicumi.com
thumb
Aria Bima: Transfer ke Daerah Turun Rp300 Triliun pada 2027, Gaji PPPK Diusulkan Ditanggung APBN
• 1 jam laludisway.id
thumb
Kasus Penyekapan-Penganiayaan Wanita di Bandung, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual pada Korban
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Bakom RI: Siswa SMA Unggul Garuda Masuk Universitas Top Dunia Naik 150%
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.