TABLOIDBINTANG.COM - Striker Timnas Brasil Vinicius Junior terus menunjukkan performa gemilang di Piala Dunia 2026. Bintang Real Madrid itu mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Brasil setelah mencetak dua gol saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 di Miami, Kamis (25/6).
Dua gol tersebut membuat Vinicius menjadi pemain Brasil pertama dalam 24 tahun terakhir yang mampu mencetak gol di seluruh laga fase grup Piala Dunia. Ia menyamai pencapaian legenda Brasil Ronaldo Nazario dan Rivaldo yang terakhir kali melakukannya saat membawa Brasil menjadi juara dunia pada edisi 2002.
Tambahan dua gol ke gawang Skotlandia juga membuat koleksi gol Vinicius di turnamen ini menjadi empat gol. Ia kini masuk dalam persaingan ketat perebutan Sepatu Emas seiring keberhasilan Brasil melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup C.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, Brasil dikenal sebagai negara yang melahirkan banyak penyerang hebat. Namun, hanya lima pemain yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup pada satu edisi Piala Dunia.
Kini, Vinicius bergabung dengan daftar eksklusif tersebut bersama Jairzinho (1970), Romario (1994), Ronaldo (2002), dan Rivaldo (2002).
Pencapaian ini menjadi semakin istimewa karena ia adalah pemain Brasil pertama dalam hampir seperempat abad yang mampu mengulang prestasi tersebut.
Konsistensi Vinicius terlihat sepanjang fase grup. Ia membuka rekening golnya saat menyelamatkan Brasil dari kekalahan dalam hasil imbang 1-1 melawan Maroko. Setelah itu, ia mencetak gol dan menyumbang satu asis ketika Brasil menang 3-0 atas Haiti.
Penampilan terbaik Vinicius hadir saat menghadapi Skotlandia, ketika ia mencetak dua gol sekaligus untuk menuntaskan rekor bersejarah tersebut.
Adapun Brasil hanya membutuhkan tujuh menit untuk membuka keunggulan di Miami.
Memanfaatkan kesalahan umpan bek Skotlandia Scott McKenna, Vinicius berhasil merebut bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan kiper Angus Gunn.
Vinicius sebenarnya sempat mencetak gol kedua di pertengahan babak pertama. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena pelanggaran Marquinhos dalam proses terciptanya gol.
Gol kedua akhirnya datang pada masa injury time babak pertama. Berawal dari situasi sepak pojok yang belum sepenuhnya dibersihkan pertahanan Skotlandia, Bruno Guimaraes mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh.
Vinicius menyambut bola dengan sundulan keras yang menghujam gawang Gunn dan membawa Brasil unggul nyaman 2-0 sebelum turun minum.
Brasil kemudian menambah keunggulan melalui Matheus Cunha pada menit ke-60 untuk memastikan kemenangan 3-0.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Neymar yang akhirnya kembali bermain setelah pulih dari cedera. Ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan tampil dalam pertandingan Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Brasil tersingkir dari Kroasia di perempat final Piala Dunia Qatar 2022.




