Zurich Ungkap Cara Kerek Penjualan Asuransi Kendaraan Bermotor

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk. melihat pertumbuhan premi asuransi kendaraan bermotor pada Maret 2026 adalah sinyal positif terhadap pemulihan dan aktivitas di sektor otomotif, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan. 

Untuk diketahui, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat premi asuransi kendaraan bermotor naik 2,9% (year on year/YoY) menjadi Rp5,39 triliun pada kuartal I/2026. Sementara itu, klaim naik tipis 0,2% YoY menjadi Rp1,82 triliun.

“Di Zurich, kami juga mencatat minat yang terus membaik terhadap asuransi kendaraan bermotor, didukung oleh pendekatan kami yang lebih customer-centric dan berbasis kebutuhan,” ucap Direktur Zurich, Auralusia Rimadiana kepada Bisnis.com, Rabu (24/6/2026).

Sebab demikian, Zurich optimistis tren pertumbuhan asuransi kendaraan bermotor ini dapat berlanjut hingga kuartal II/2026, seiring momentum penjualan kendaraan dan upaya industri dalam mendorong literasi asuransi.

Untuk tetap dapat mendongkrak penjualan asuransi kendaraan bermotor, Auralusia membeberkan Zurich fokus dalam menghadirkan solusi perlindungan yang sederhana, relevan, dan mudah diakses.

“Kami terus memperkuat kanal digital, kemitraan strategis dengan lembaga pembiayaan dan pelaku industri otomotif, serta menghadirkan pengalaman nasabah yang seamless. Pendekatan ini terbukti membantu kami menjangkau lebih banyak nasabah baru sekaligus meningkatkan loyalitas nasabah eksisting,” ungkapnya.

Baca Juga

  • Zurich Syariah Sambut Berkah Periode Haji, Asuransi Perjalanan Bergeliat
  • Potensi Klaim Meningkat Imbas El Nino, Zurich Syariah Perkuat Mitigasi Klaim
  • Zurich Life: Obligasi Pemerintah Jadi Primadona Portofolio Asuransi Jiwa

Kendati demikian, dia mengungkapkan tantangan yang dirasakan perusahaan dalam memasarkan asuransi kendaraan bermotor adalah adanya sensitivitas harga dan kenaikan biaya perbaikan kendaraan. Akan tetapi, tantangan itu dianggap sebagai peluang untuk terus berinovasi dan meningkatkan value proposition perusahaan. 

“Sejalan dengan industri, kinerja pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor Zurich hingga kuartal I/2026 juga mencatatkan pertumbuhan berkisar 3%, dengan rasio klaim yang terjaga dan masih dapat diakomodasi oleh pertumbuhan bisnis,” tegasnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi lini usaha kendaraan bermotor di industri asuransi umum pada April 2026 sebesar Rp7,31 triliun atau tumbuh 2,92% secara tahunan. Sementara itu, nilai klaim meningkat menjadi Rp 2,66 triliun.

“Kinerja ini menunjukkan bahwa lini usaha kendaraan bermotor masih tumbuh positif dan tetap menjadi salah satu kontributor utama bagi industri asuransi umum,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban RDK OJK Mei 2026, Selasa (23/6/2026).

Ogi menilai untuk ke depannya, prospek lini usaha ini masih cukup baik seiring dengan pemulihan aktivitas ekonomi dan sektor otomotif. Sebab itu, perusahaan asuransi didorong untuk terus memperkuat kerja sama dengan industri otomotif dan lembaga pembiayaan.

Kemudian, lanjutnya, mengembangkan kanal distribusi digital, menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, serta meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan klaim. 

“Dengan langkah tersebut, industri diharapkan dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan secara optimal dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio,” ucap Ogi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perluasan Program RISE di Sulawesi Selatan Dorong Sanitasi Berkelanjutan dan Ketahanan Perkotaan
• 21 jam laluharianfajar
thumb
BNPB: Tak hujan sebulan, 4.245 KK di Lombok Barat mengalami krisis air
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Begini Persiapan Pertamina Patra Niaga untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Pendapatan Pertamina Tembus Rp1.169 Triliun Sepanjang 2025
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tantangan Berlapis Industri Sawit, Produktivitas Seret hingga Rantai Baru Ekspor
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.