Dorong Ratusan UMKM Naik Kelas, SIG Catat Transaksi RB Rembang Capai Rp6,9 Miliar

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Rumah BUMN (RB) Rembang yang berhasil mendorong ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas.

Sejak beroperasi pada 2020, RB Rembang yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, telah mendampingi 580 UMKM berkembang dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.

Baca Juga :
Begini Cara Hitung Pajak Pedagang Online yang Jualan di Berbagai E-Commerce Pakai Aturan Terbaru
DJP Bongkar Trik Nakal Pengusaha Demi Tetap Dapat Tarif Pajak UMKM 0,5 Persen

Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendampingan terintegrasi, RB Rembang membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, hingga memperkuat daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita dikutip dari keterangannya, Jumat, 26 Juni 2026.

RB Rembang telah menyelenggarakan 203 program pelatihan yang mencakup pengembangan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan branding, hingga strategi pemasaran. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu UMKM menjawab tantangan pasar sekaligus membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan dampak program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, usahanya kini berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.

SIG menegaskan bahwa RB Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, hingga akses pemasaran berbasis digital. Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen keberlanjutan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Baca Juga :
Kementerian UMKM Ingatkan Pedagang di E-Commerce BPJS Jadi Syarat Dapat Insentif
BRI Life Dukung Kementerian UMKM Kampanyekan Edukasi Proteksi via UMKM Fun Run 5K
Membongkar Peran Jejak Transaksi Online dalam Penangkapan Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LPS Minta Bank Transparan soal Bunga Penjaminan Simpanan
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Menkeu Purbaya bentuk tim khusus awasi program MBG di daerah
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat,  Berlaku Mulai 1 Juli 2026
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Iis Dahlia Menangis, Singgung Nasib Putrinya yang Belum Juga Nikah, Malah Jadi Korban Perselingkuhan!
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Makna di Balik Baju PSI Jokowi, Pakar: Strategi Branding Wariskan Pengaruh Politik
• 52 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.