Pemkab Banyuwangi Usul Peningkatan Dermaga Ketapang-Gilimanuk untuk Atasi Macet

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Banyuwangi: Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Banyuwangi, Jawa Timur, mengusulkan dukungan kepada Kementerian Perhubungan untuk peningkatan kapasitas dermaga. Langkah ini dilakukan guna mengatasi kemacetan di jalan raya menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)–Gilimanuk (Bali).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan gerbang utama konektivitas antara Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Jalur ini memiliki peran strategis dalam mobilitas masyarakat serta distribusi logistik nasional.

"Kami sudah berkirim surat kepada Menteri Perhubungan meminta dukungan penanganan kemacetan jalur menuju Pelabuhan Ketapang, karena permasalahan kemacetan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ini perlu dukungan dari pemerintah pusat," ujar Ipuk, dilansir dari Antara, Kamis, 25 Juni 2026. 
 

Baca Juga :

Antrean Truk Logistik di Pelabuhan Ketapang Terurai

Usulan kepada pemerintah pusat untuk menangani kemacetan yang kerap terjadi saat musim libur sekolah dan hari besar keagamaan. Salah satunya berupa pelebaran ruas jalan nasional menuju Pelabuhan Ketapang yang selama ini menjadi titik kemacetan kendaraan.

Penambahan kapasitas kapal penyeberangan berukuran minimal 3.000 GT dinilai penting untuk meningkatkan daya angkut kendaraan dan penumpang di lintasan Selat Bali. Pengajuan pembangunan dan rehabilitasi dermaga movable bridge (MB) juga diusulkan agar mampu melayani kendaraan berat hingga kapasitas 50 ton.

"Sehingga dapat mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan meningkatkan kapasitas layanan secara keseluruhan," ungkap Ipuk.


Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Novi Husdinariyanto


Dalam dokumen tersebut, juga terdapat usulan pembangunan jembatan akses dari Pelabuhan LCT (Landing Craft Tank) Ketapang menuju kawasan Pelabuhan Bulusan (Ketapang). Usulan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran distribusi arus kendaraan di kawasan tersebut.

"Permohonan percepatan pembangunan Jalan Tol Prosiwangi Tahap II ruas Situbondo Barat-Banyuwangi, khususnya dari arah Banyuwangi menuju akses Tol Bajulmati dan Asembagus. Harapannya dapat mempercepat akses menuju Pelabuhan Ketapang sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada jalan nasional yang ada saat ini," tutur Ipuk.

Pihaknya berharap program-program tersebut dapat menjadi prioritas pemerintah pusat. Sebab, berkaitan erat dengan kelancaran konektivitas nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menkes soal AI untuk Atasi Kekurangan Dokter: Jangan Geser Fokus Utama
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
ILRC: Penyekapan Taufik Hidayat di Bandung Indikator Risiko Tinggi Femisida
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Editorial MI: Kepedulian Sosial Jangan Majal
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ratusan calon manajer Koperasi Desa jalani Latsarmil
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.