jpnn.com - JAKARTA - PIK Tourism Board menyiapkan strategi khusus untuk menarik lebih banyak wisatawan asal Malaysia.
Strategi tersebut diperkenalkan melalui kampanye MY PIK dalam program ‘HELLO PIK Goes to Kuala Lumpur’ yang mempertemukan PIK Tourism Board dengan travel agent dan tour operator Malaysia.
BACA JUGA: 3 Berita Artis Terheboh: Film Jangan Buang Ibu Bikin Baper, Serunya Perayaan Peh Cun di PIK
Keputusan PIK Tourism Board memilih Malaysia bukannya tanpa alasan. Negeri jiran itu bersama Tiongkok dan Taiwan tercatat sebagai tiga pasar terbesar wisatawan mancanegara bagi kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan PIK2.
Melalui kampanye khusus itu, PIK Tourism Board ingin menghadirkan promosi yang lebih relevan bagi wisatawan Malaysia. Program tersebut mencakup penawaran eksklusif, kolaborasi dengan industri perjalanan setempat, serta pengenalan beragam daya tarik wisata di kawasan yang dikembangkan Agung Sedayu Group (ASG) itu.
BACA JUGA: Mau Enjoy Liburan Sekolah? Ada 12 Destinasi di PIK & PIK2 Bisa Jadi Pilihan Keluarga
Peluncuran kampanye MY PIK dalam program ‘HELLO PIK Goes to Kuala Lumpur’ yang mempertemukan PIK Tourism Board dengan travel agent dan tour operator Malaysia. Foto: PIK
BACA JUGA: Festival Tabuh Bedug Teluknaga Meriah, Ada Dukungan Agung Sedayu Group, Gubernur Banten: Keren
Dalam program itu, PIK Tourism Board mengenalkan pilihan kuliner, ruang hiburan, destinasi keluarga, hingga agenda gaya hidup di kawasan PIK kepada para pelaku industri pariwisata dari Kuala Lumpur dan sekitarnya.
Head of Tourism Development Center ASG Fenny Maria menjelaskan program HELLO PIK tidak hanya diarahkan untuk mempromosikan kawasan, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih konkret.
“Melalui peluncuran program HELLO PIK ini, PIK Tourism Board membuka peluang sinergi yang lebih luas untuk memajukan PIK sebagai destinasi wisata unggulan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh paparan mengenai fasilitas dan atraksi yang tersedia di PIK, termasuk peluang paket perjalanan serta penyelenggaraan event. Format business networking juga membuka komunikasi langsung antara perwakilan PIK Tourism Board dengan para agen perjalanan.
PIK Tourism Board melihat pasar Malaysia sebagai peluang penting karena jarak yang relatif dekat dan tingginya mobilitas wisatawan Malaysia ke Indonesia.
Dengan promosi yang lebih terarah, PIK diharapkan tidak hanya dikenal sebagai destinasi kuliner dan hiburan, tetapi juga sebagai pilihan liburan terpadu bagi wisatawan mancanegara.
Ke depan, HELLO PIK akan diperluas ke kota dan negara lain untuk memperkuat jaringan promosi internasional serta mendorong kunjungan turis asing ke Indonesia.
Menurut Fenny Maria, PIK Tourism Board juga ingin memperluas pemanfaatan kawasan untuk kegiatan dengan skala yang lebih besar.
“Kami juga ingin memperkenalkan PIK sebagai pilihan utama untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional, mulai dari konser, pameran seni, hingga beragam event lainnya,” tuturya. (ikl/jpnn.com)
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : JPNN.com




