Ringkasan Berita:
- Tim junior Indonesia mengawali Kejuaraan Asia Junior 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Korea.
- Indonesia mendominasi pertandingan dan memenangi dua set dengan skor 55-24 serta 55-41.
- Mayla Cahya Afilian Pratiwi dan Atresia Naufa Candani menyebut fokus dan konsistensi menjadi kunci kemenangan.
- Garuda Muda selanjutnya akan menghadapi Macau pada laga kedua fase grup.
Surabaya (beritajatim.com) – Tim junior Indonesia memulai perjuangannya di Kejuaraan Asia Junior 2026 dengan hasil impresif. Menghadapi Korea pada laga pembuka fase grup di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Jumat (26/6/2026), Garuda Muda menyapu bersih dua set sekaligus untuk membuka peluang melangkah ke babak perempat final.
Indonesia langsung tampil dominan sejak awal pertandingan. Pada set pertama, skuad Merah Putih hampir tidak memberikan ruang bagi Korea untuk mengembangkan permainan dan menutup set dengan kemenangan telak 55-24.
Keunggulan Indonesia diawali kemenangan pasangan ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri. Momentum tersebut kemudian dilanjutkan oleh Mayla Cahya Afilian Pratiwi di nomor tunggal putri, Fardhan Rainanda Joe, pasangan Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani, serta Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono yang memastikan dominasi Indonesia hingga akhir set.
Memasuki set kedua, tim pelatih melakukan perubahan komposisi di sektor ganda putri. Halifia/Aurelia kembali diturunkan, namun harus mengakui keunggulan pasangan Korea Kim Han Bi/Yeo Seo Young dengan skor 8-11.
Meski sempat tertinggal pada awal set kedua, Indonesia mampu bangkit dengan cepat. Mayla menyamakan kedudukan setelah menang 22-17, sebelum Fardhan Rainanda Joe, pasangan Moses Andar Simanjuntak/Atresia Naufa Candani, serta duet Joseph Marcellino Kyta/Anju Siahaan memastikan kemenangan Indonesia dengan skor akhir 55-41.
Usai pertandingan, Mayla mengaku tampil lebih percaya diri sehingga mampu menjaga konsistensi permainan meski menghadapi lawan berbeda pada set kedua.
“Di set satu, saya masuk dengan fokus dan bermain nothing to lose. Saya bisa menikmati pertandingan. Di set dua saya menghadapi lawan berbeda, tetapi tetap fokus menerapkan pola permainan yang kurang lebih sama,” ujar Mayla.
Sementara itu, Atresia Naufa Candani yang bermain dengan pasangan berbeda di masing-masing set mengatakan fokus dan keberanian menjadi faktor utama keberhasilan Indonesia meraih kemenangan.
“Yang paling penting tadi fokus, berani, dan berusaha konsisten. Walaupun pasangan saya berbeda di setiap set dan lawan juga mengganti pemain putra mereka, kami bersyukur tetap bisa mengatasinya,” kata Atresia.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Macau pada pertandingan kedua fase grup yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (27/6/2026). Manajer tim Indonesia, Eskar Denatara, mengingatkan seluruh pemain agar tetap menjaga konsentrasi meski secara kualitas Indonesia lebih diunggulkan.
“Anak-anak harus tetap fokus, menjaga konsentrasi, tidak mengendur saat unggul, dan tetap tenang ketika tertinggal. Fokuslah meraih poin demi poin,” tegas Eskar.
Kemenangan atas Korea menjadi modal penting bagi Garuda Muda dalam persaingan Grup Kejuaraan Asia Junior 2026. Jika mampu mempertahankan performa positif saat menghadapi Macau, peluang Indonesia melangkah ke babak perempat final akan semakin terbuka. [faw/beq]




