Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan MotorNasional | sindonews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 17:06Dengarkan Berita

Nama Taufik Hidayat saat ini tengah menjadi sorotan publik akibat diduga melakukan penyekapan selama tiga tahun dan penganiayaan terhadap pacarnya YTR di Bandung hingga menyebabkan luka fisik yang signifikan di sekujur tubuh. Taufik Hidayat berhasil ditangkap oleh Polda Jawa Barat pada Selasa, 23 Juni 2026.

Kasus tersebut pun viral dan mendapat kecamatan dari banyak pihak bahkan netizen. Viralnya kasus tersebut membuat banyak netizen dan publik bertanya-tanya siapa sebetulnya Taufik Hidayat hingga akhirnya beberapa fakta pun terungkap.

Dalam video yang diunggah di channel YouTube Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Kusnaedi menuturkan Taufik Hidayat memiliki riwayat perilaku bermasalah sejak kecil atau usia muda.

“Kalau sepengetahuan saya dari kecilnya juga sudah ada kembang-kembang kenakalan. Kemarin juga ngobrol sama guru ngajinya kalau ngaji juga suka makan obat,” kata Kusnaedi, dikutip Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:KPK Fasilitasi Tahanan Beribadah di Momen Iduladha

Baca juga: Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel KhususTidak hanya itu, Kusnaedi juga mengungkapkan Taufik Hidayat pernah tersandung kasus penganiayaan dan penggelapan sepeda motor hingga mendapat pidana penjara selama 1,5 tahun. Kusnaedi pun mengaku pernah membantu mengurusi kasus yang mengandung Taufik Hidayat saat itu.

“Pernah, kasus penganiayaan sama penggelapan motor saya yang ngurusinnya. Motor orang Garut, pernah ditahan di Polsek Rancaekek langsung terus ke pengadilan setahun setengah,” ucap dia.

Namun, setelah itu Kusnaedi tidak pernah bertemu lagi dengan Taufik Hidayat. “Setelah itu nggak tahu lagi. 10 tahun nggak ketemu sama orang itu,” tambahnya.

Lihat video: LAKNAT! Taufik Hidayat Kini Akui Aniaya YTR Hingga ButaTidak hanya itu, Kusnaedi juga menjelaskan Taufik Hidayat kerap dimanja oleh orang tuanya. Saat bermasalah dengan tetangga, Taufik Hidayat selalu dibela oleh orang tua.

Baca Juga:Buntut Ucapan Masyarakat Sumbar Barbar, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ujaran SARA

Bahkan menurut Kusnaedi, sikap agresif dan brutal dari Taufik Hidayat itu sudah terlihat sejak kecil. “Janten upami pasea Jeung tatangga sok dipangmeunangkeun ku Ramana (ayahnya) dipikanyaah pak kesayangan,” jelas dia. Bahkan, saat Taufik beranjak dewasa dia tidak memiliki teman sama sekali karena banyak orang yang takut atas sikap brutalnya yang sudah terlihat sejak kecil. “Janten saatosna ageung mah teu aya temena pak. Takut lah orangnya brutal pak udah keliatan dari kecilnya juga pak,” pungkas dia.

Taufik Hidayat ditangkap oleh Polda Jawa Barat di kawasan Majalaya Kabupaten Bandung pada Selasa, 23 Juni 2026 kemarin. Saat ini ia ditahan di sel isolasi di Polda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban YTR yang merupakan sang pacar di sebuah kos di kawasan Cileunyi Kabupaten Bandung.

Kasus ini terungkap setelah keluarga mendapat kabar bahwa YTR dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Dimana ia memiliki banyak luka di sekujur tubuhnya bahkan mengalami kebutaan akibat dugaan penganiayaan yang dialami selama tiga tahun disekap.

(Niko Prayoga)

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emiten Properti CTRA dan MTLA Ungkap Dampak BI Rate Naik Jadi 5,75% ke Laju KPR
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bank Indonesia Gelar Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu 2026, Simak Tujuan Besarnya
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Badai PHK Mengintai, Apa Upaya Pemerintah?
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral! Pria di Jaktim Luka Parah Usai Dipukul Palu Akibat Tegur Sopir Truk yang Ugal-ugalan, Pelaku Kabur
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Piala Dunia 2006: Akhir Dominasi Brasil, Jerman, dan Tentu Saja Zidane
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.