Kendaraan taktis dan barisan barikade aparat kepolisian mulai memasuki Jalan Gubernur Suryo dan mengarah ke massa aksi yang berada di sisi Timur Gedung Negara Grahadi, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 19.08.
Aparat kepolisian berupaya membubarkan massa aksi usai demo yang berujung kericuhan setelah sekelompok orang tidak dikenal melakukan lemparan ke arah petugas.
Kombes Pol Luthfi Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya yang berada di lokasi terus memberikan imbauan kepada masyarakat supaya segera meninggalkan lokasi.
“Silakan kembali ke rumah masing-masing, silahkan warga masyarakat kembali ke rumah masing-masing. Jangan sampai nanti kena lemparan dan lain sebagainya,” ujar Luthfie.
Polisi dan barisan kendaraan taktis Water Cannon di Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya pada Jumat (26/5/2026). Foto: Meilita suarasurabaya.netSetelah beberapa kali memberikan imbauan bubar, massa aksi tetap berada di lokasi dan terus melakukan lemparan.
Petugas pun terus memukul mundur massa sampai ke arah persimpangan air mancur dekat Balai Pemuda Surabaya.
Namun situasi tetap sama dan massa belum bubar. Mulai pukul 19.26 WIB sejumlah massa aksi mulai ditangkap petugas.
Pantauan suarasurabaya.net, hampir 10 orang telah ditangkap polisi dan dibawa menuju ke dalam Gedung Grahadi. Bahkan salah seorang massa yang ditangkap terlihat dahinya terluka.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus bersiaga di Jalan Gubernur Suryo dengan menyiagakan sejumlah kendaraan taktis.(lta/wld)




