Kemarin, "daycare" untuk anak buruh pabrik hingga BPKH buka lowongan

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora menarik terjadi pada Jumat (26/6) yang dapat dibaca kembali pada hari ini untuk mengawali hari.

Berita diawali dengan fasilitas penitipan anak (daycare) aman untuk anak buruh pabrik hingga Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang membuka rekrutmen terbuka untuk masyarakat.

1. Kemendukbangga hadirkan daycare aman guna fasilitasi anak buruh pabrik

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menghadirkan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) atau daycare yang aman dengan pengasuh tersertifikasi untuk memfasilitasi para buruh pabrik di Bantul, Yogyakarta.

"Ada tuntutan dari buruh agar setiap korporasi atau perusahaan-perusahaan yang banyak karyawannya untuk bisa menyiapkan daycare yang kita sebut Tamasya. Karena itu, saya sebagai pembantu Presiden mencoba menerjemahkan. Pada waktu itu Bapak Presiden Insya Allah sudah menjawab tuntutan para buruh, dan saya bagian pembantu yang menerjemahkan agar bisa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait," ujar Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji

2. Mendiktisaintek dorong ilmuwan dukung program prioritas lewat riset

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi dan para ilmuwan untuk mendukung akselerasi berbagai program prioritas nasional melalui kolaborasi riset strategis lintas kementerian.

"Tujuan utamanya adalah menguatkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat agar ilmu pengetahuan benar-benar menjadi kekuatan dalam pembangunan bangsa," kata Menteri Brian.

3. Ribuan umat Muslim di Malang doakan Prabowo dikuatkan pimpin bangsa

Ribuan umat Muslim peserta acara Istighatsah dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengirimkan doa bagi Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kekuatan menjalankan amanah memimpin bangsa Indonesia.

"Terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, semoga beliau diberikan kemampuan dalam mengemban amanah," kata Perwakilan Majelis Keluarga Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Ahmad Ibrahim Zainul Akbar

4. Kemenkes: penyalahgunaan OOT bisa jadi pintu masuk NAPZA

Kementerian Kesehatan menyebutkan, penyalahgunaan obat-obat tertentu dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius, serta berisiko menjadi pintu masuk ke penyalahgunaan NAPZA lainnya, sehingga pihaknya mendukung upaya edukasi dan pencegahan penyalahgunaan OOT secara kolaboratif dan komprehensif.

"Kementerian Kesehatan telah menyiapkan jaringan layanan rehabilitasi melalui 1.494 fasyankes Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di 35 provinsi yang siap menerima rujukan masyarakat. Namun, yang lebih penting adalah mencegah agar remaja dan generasi muda tidak terjerumus sejak awal," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi.

5. BPKH buka rekrutmen 9 posisi strategis, pendaftaran hingga 2 Juli

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membuka Rekrutmen Pegawai Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kualitas tata kelola, serta mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan haji yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

"Melalui rekrutmen terbuka ini, kami mengundang putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat memberikan kontribusi bagi kemaslahatan umat untuk bergabung bersama BPKH," kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 583, Hari Ini Jumat 26 Juni 2026: Mohan Menangis di Pelukan Raisa, Blade Temukan Petunjuk Mengejutkan soal Axel
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
AHM Bicara Penyebab Kenaikan Harga Suku Cadang dan Oli Motor
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bayi Dievakuasi di Dalam Ember Saat Banjir Melanda Hubei, Tiongkok, Warga Menuding Ada Pelepasan Air Bendungan Tanpa Peringatan (Disertai Video)
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Komnas Perempuan Nilai Penganiayaan Wanita di Bandung Belum Masuk Kategori Penyiksaan Menurut PBB
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Komnas Perempuan Dalami Kasus Penyekapan di Bandung, Akan Sampaikan Hasil Pekan Depan
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.