LA GUAIRA, KOMPAS.TV — Jumlah korban tewas akibat gempa kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela melonjak tajam menjadi 1.430 orang hingga Sabtu (27/6/2026) waktu setempat.
Tiga hari pascabencana, ketegangan dan keputusasaan warga terus meningkat di tengah jalannya proses evakuasi.
Baca Juga: Gempa Venezuela Tewaskan 164 Orang, Dua Gempa Besar dalam Semenit
Pihak keluarga melaporkan sedikitnya 68.900 orang masih dinyatakan hilang.
Di negara bagian La Guaira, salah satu wilayah terdampak paling parah, warga bersama tim penyelamat internasional terus membongkar puing-puing beton menggunakan sekop, alat berat seadanya, hingga tangan kosong demi mencari korban selamat.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan lebih dari 6 juta orang terdampak oleh bencana ini, dengan sekitar 2 juta di antaranya berada di ibu kota Caracas.
Para pakar menjelaskan bahwa kerusakan masif ini dipicu oleh dua gempa dangkal yang terjadi dalam waktu berurutan secara cepat.
Hingga Sabtu, sejumlah gempa susulan berskala lebih kecil masih terus mengguncang kawasan tersebut, termasuk satu gempa yang tercatat bermagnitudo 4,8.
Kondisi logistik diperparah oleh rusaknya infrastruktur transportasi vital.
Bandara Internasional Simón Bolívar yang melayani wilayah Caracas mengalami kerusakan parah, sehingga saat ini hanya satu landasan pacu yang dapat dioperasikan untuk menerima penerbangan bantuan.
Warga Protes Respons PemerintahKetegangan di zona bencana memuncak karena banyak warga menganggap respons pemerintah tidak memadai.
Baca Juga: Kesaksian Warga Venezuela Cerita Detik-detik Gempa Mencekam, 920 Orang Tewas
Personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dinilai kurang siap menghadapi skala tragedi sebesar ini.
Frustrasi warga bertambah karena aparat dinilai lebih fokus mencitrakan diri bekerja keras di media sosial.
"Mereka datang untuk makan arepa (roti lapis khas Venezuela) dan mengambil foto agar terlihat seperti sedang bekerja. Mereka bahkan tidak mengotori seragam mereka seperti kami. Kami sudah di sini selama tiga hari," ujar salah satu warga di lokasi evakuasi, Yeison Marcano, dikutip dari laporan Associated Press, Minggu (28/6/2026).
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Associated Press
- gempa venezuela
- gempa kembar venezuela
- korban gempa venezuela
- la guaira
- delcy rodriguez
- gempa bumi 2026





