HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bursa transfer Super League 2026/2027 mulai memanas. Sejumlah nama pemain asing bermunculan dalam berbagai rumor, namun salah satu yang paling menyita perhatian suporter PSM Makassar adalah gelandang serang asal Selandia Baru, Sarpreet Singh.
Rumor tersebut bukan tanpa alasan. Selain memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola dunia, Sarpreet Singh juga memiliki benang merah dengan pelatih anyar PSM Makassar, Darije Kalezic. Koneksi inilah yang membuat spekulasi kepindahannya ke Kota Daeng semakin menarik untuk diikuti.
Jika rumor tersebut benar-benar terwujud, maka PSM berpeluang mendapatkan seorang pemain yang tidak hanya kenyang pengalaman di kompetisi Eropa, tetapi juga baru saja tampil di panggung terbesar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026.
Sarpreet Singh menjadi bagian penting dalam skuad Timnas Selandia Baru yang berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Meski langkah negaranya harus terhenti di babak penyisihan grup, performa pemain berusia 27 tahun itu tetap mendapat sorotan.
Berdasarkan data Transfermarkt, Sarpreet tampil dalam seluruh pertandingan fase grup yang dijalani Selandia Baru. Ia mencatatkan tiga penampilan dengan total 211 menit bermain, sebuah bukti bahwa dirinya merupakan salah satu pemain yang dipercaya pelatih untuk mengisi lini tengah tim.
Bahkan saat menghadapi Iran, Sarpreet bermain penuh selama 90 menit. Kepercayaan tersebut menunjukkan perannya yang cukup vital dalam mengatur ritme permainan Selandia Baru di tengah ketatnya persaingan Grup yang dihuni Belgia, Mesir, dan Iran.
Sayangnya, perjuangan Selandia Baru harus berakhir lebih cepat. Mereka hanya mampu mengoleksi satu poin dan finis di posisi juru kunci grup sehingga gagal melangkah ke babak 32 besar. Meski demikian, pengalaman tampil di Piala Dunia tetap menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki banyak pemain di kompetisi Asia Tenggara.
Pengalaman di turnamen sebesar Piala Dunia tentu menjadi modal berharga apabila Sarpreet benar-benar memilih melanjutkan kariernya di Indonesia. Kehadirannya diprediksi akan meningkatkan kualitas permainan PSM, khususnya di sektor kreativitas serangan.
Di balik rumor kepindahan tersebut, terdapat fakta menarik yang membuat kabar ini terasa lebih masuk akal. Sarpreet Singh ternyata pernah bekerja sama dengan pelatih PSM saat ini, Darije Kalezic.
Keduanya sempat berada dalam satu klub, FK TSC, di Liga Serbia pada musim 2025/2026. Sarpreet resmi bergabung dengan klub tersebut pada 4 Juli 2025, sementara Darije Kalezic menangani tim sejak 1 Juli 2025 hingga awal November tahun yang sama.
Meski masa kerja Kalezic di FK TSC tidak berlangsung lama, keduanya sempat berada dalam satu lingkungan tim. Hubungan profesional itu diyakini membuat sang pelatih memahami karakter permainan Sarpreet secara langsung.
Setelah menjalani paruh musim bersama FK TSC, Sarpreet kemudian dipinjamkan ke Wellington pada Februari 2026 demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Kini, masa kontraknya bersama FK TSC diketahui akan berakhir pada 30 Juni 2026 sehingga membuka peluang bagi klub lain untuk merekrutnya.
Kondisi tersebut membuat rumor kepindahannya ke PSM Makassar semakin kuat. Terlebih, pelatih baru umumnya berusaha membawa pemain yang telah memahami filosofi dan gaya bermainnya agar proses adaptasi di tim baru berjalan lebih cepat.
Apabila Darije memang menginginkan sosok yang sudah dikenalnya, maka Sarpreet Singh menjadi salah satu kandidat yang paling masuk akal.
Di luar pengalaman bersama Timnas Selandia Baru, perjalanan karier Sarpreet juga memperlihatkan kualitas yang dimilikinya. Namanya mulai dikenal luas ketika berkarier di Eropa dan pernah menjadi bagian dari Bayern Munich II, salah satu tim pengembangan milik raksasa Jerman, Bayern München.
Kesempatan bermain di lingkungan klub sebesar Bayern menjadi pengalaman berharga yang membentuk kualitas teknis maupun mental bertandingnya. Setelah itu, ia melanjutkan karier di beberapa klub sebelum akhirnya berlabuh di FK TSC.
Musim lalu, Sarpreet menghabiskan waktunya bersama Wellington sebagai pemain pinjaman. Bersama klub asal Selandia Baru tersebut, ia tampil dalam 18 pertandingan dengan total 1.051 menit bermain.
Kontribusinya pun cukup positif. Ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbangkan satu assist. Angka tersebut memang tidak terlalu mencolok, namun menunjukkan bahwa dirinya tetap mampu memberikan kontribusi bagi tim sebagai gelandang serang.
Keunggulan lain yang dimiliki Sarpreet adalah fleksibilitasnya di lapangan. Posisi utamanya memang sebagai gelandang serang, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai winger kiri maupun winger kanan.
Kemampuan bermain di beberapa posisi tentu menjadi keuntungan bagi pelatih. Dalam sepak bola modern, pemain dengan karakter seperti ini sangat dibutuhkan karena mampu memberikan variasi taktik sesuai kebutuhan pertandingan.
Bagi PSM Makassar, kehadiran pemain dengan pengalaman internasional seperti Sarpreet Singh bisa menjadi suntikan kualitas yang signifikan. Selain memiliki jam terbang di Eropa, ia juga baru saja merasakan atmosfer kompetisi paling bergengsi di dunia bersama Timnas Selandia Baru.
Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari manajemen PSM maupun pihak pemain, rumor tersebut terus menjadi pembicaraan hangat di kalangan suporter. Hubungannya dengan Darije Kalezic, status kontraknya yang segera berakhir, hingga pengalaman bermain di Piala Dunia menjadi rangkaian fakta yang membuat kabar ini sulit diabaikan.
Kini publik tinggal menunggu apakah rumor tersebut akan benar-benar menjadi kenyataan. Jika transfer itu terealisasi, PSM Makassar bukan hanya mendapatkan seorang pemain asing baru, tetapi juga seorang gelandang berpengalaman yang pernah merasakan panggung Piala Dunia dan membawa kualitas sepak bola Eropa ke kompetisi Indonesia.





