BPBD Bangka Tengah: Waspada Bencana Dampak Perubahan Iklim

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Koba: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi memicu bencana. Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara mengatakan perubahan iklim global meningkatkan potensi bencana alam dengan dampak semakin luas di daerah.

"Perubahan iklim memicu meningkatnya frekuensi kejadian bencana disertai intensitas lebih ekstrem sehingga memerlukan kesiapsiagaan seluruh masyarakat sejak dini. Empat jenis bencana paling sering terjadi meliputi banjir, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, serta kebakaran pada lainnya," jelas Yudhi di Koba, Minggu, 28 Juni 2026, melansir Antara.

Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara (ANTARA/Ahmadi)

BPBD Bangka Tengah mencatat hingga saat ini terjadi sebanyak 192 kejadian bencana yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut sepanjang tahun. Rinciannya meliputi empat kejadian banjir, 175 kasus kebakaran hutan dan lahan, sembilan kejadian puting beliung, serta tujuh kebakaran lainnya tercatat.

BPBD juga telah memetakan sejumlah kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung. Wilayah rawan tersebut mencakup sepanjang ruas Jalan Desa Penyak hingga Desa Terentang, kawasan By Pass Koba, serta Arung Dalam.

Selain kawasan tersebut, beberapa titik di kecamatan lainnya juga masuk pemetaan BPBD sebagai daerah yang memiliki potensi kebakaran cukup tinggi.

Baca Juga :

BNPB: Longsor Terjang Sabang, 1 Korban Luka Berat dan 2 Luka Ringan
Yudhi menjelaskan jumlah titik rawan kebakaran dapat terus bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi biasanya setiap tahun.

Menurut dia, titik yang sebelumnya tidak termasuk kategori rawan dapat berubah menjadi rentan terbakar akibat kekeringan berkepanjangan selama musim kemarau berlangsung.

"Maka kita imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menghindari pembakaran lahan, serta segera melaporkan kejadian bencana kepada petugas agar cepat ditangani," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Gus Ipul Bacakan Puisi di Peringatan Harganas
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Dulu Pamer Banyak Gol agar Dilirik Timnas Indonesia, Nasib Playmaker Eropa Ini Sekarang Tuai Sorotan
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenkes Investigasi Dugaan Intimidasi Terhadap Dokter Icha, IDI-PDUI Tuntut Perlindungan
• 6 jam lalukompas.id
thumb
TKW Asal Cianjur Diduga Dianiaya Majikan di Libya, Kemlu Telusuri
• 18 jam laludetik.com
thumb
Ratusan Peternak Gelar Demo Anjloknya Harga Telur di DPRD Jatim
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.