BBM Baru E20 Disiapkan, Bakal Tekan Impor Bensin 20 Juta KL

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah menyiapkan Program E20 yang mengombinasikan bensin dengan 20 persen etanol sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar impor.

BBM Baru E20 Disiapkan, Bakal Tekan Impor Bensin 20 Juta KL. Foto: iNews Media Goup.

IDXChannel - Pemerintah menyiapkan Program E20 yang mengombinasikan bensin dengan 20 persen etanol sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar impor. 

Kebijakan tersebut dirancang dengan mengacu pada keberhasilan program biodiesel berbasis kelapa sawit yang berkembang dari B10 hingga B50 pada sektor solar. Pendekatan serupa akan diterapkan pada sektor bensin melalui pengembangan industri bioetanol dalam negeri.

Baca Juga:
Purbaya Optimistis Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun Jika Kesepakatan Damai AS-Iran Tercapai

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional jenis bensin mencapai sekitar 40 juta kiloliter (KL) per tahun. 

Untuk mendukung implementasi program bauran bioetanol E20, pemerintah membutuhkan sekitar 4 juta KL etanol yang akan dicampurkan ke dalam konsumsi bensin nasional tersebut, sehingga menyisakan impor bensin sekitar 20 juta kiloliter (KL).

Baca Juga:
ESDM Jamin Pasokan Pertalite Aman Meski Permintaan Meningkat usai Kenaikan BBM Non Subsidi

“Untuk mengurangi impor yang tersisa 20 juta kiloliter maka kita akan menerapkan Program E20 yang idenya berangkat dari kesuksesan Program B10 hingga B50," ujar Bahlil dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, dikutip Senin (29/6/2026).

Bahlil mengatakan pemenuhan dari energi alternatif dilakukan meski tambahan kapasitas produksi dari Kilang Balikpapan akan menekan kebutuhan impor.

Bahlil menjelaskan, kebutuhan etanol akan dipenuhi dari komoditas pertanian seperti tebu, singkong, dan jagung. Pemerintah juga akan berperan sebagai pembeli utama (off-taker) untuk menjamin penyerapan produksi etanol yang dihasilkan petani dan pelaku usaha di sektor hulu.

Selain mengurangi impor bensin, implementasi Program E20 juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian dan industri bioenergi nasional. 

“Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Sebut Regulasi Potongan Komisi Ojol 8 Persen Difokuskan Buat Motor, Bagaimana Nasib Mobil?
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Bekas Daihatsu YRV, Hatchback Langka dengan Fitur Canggih di Zamannya
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Tuduh Kandidat Wali Kota Washington dari Demokrat Seorang Komunis
• 22 menit lalumetrotvnews.com
thumb
ASDP percepat penanganan kepadatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Rp2,751 Juta per Gram dan Galeri24 Rp2,627 Juta
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.