Waxing, Epilator, dan IPL: Membedah Metode Cabut Bulu Ketiak bersama Dermatolog

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Banyak perempuan menginginkan kulit area ketiak yang bersih dan sehat. Salah satu cara untuk merawatnya adalah dengan mencabut dan menghilangkan bulu ketiak yang dirasa mengganggu. Meski begitu, prosedur ini tidak bisa dilakukan sembarangan.

Ada berbagai metode yang biasa dilakukan untuk mencabut bulu ketiak. Tiga yang paling populer karena dirasa efektif dan praktis adalah waxing, memakai alat epilator, serta IPL Treatment di klinik kecantikan. Meski begitu, masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, Ladies.

Untuk kamu yang tengah mempertimbangkan metode cabut bulu ketiak yang paling cocok dan efektif, simak penjelasan dari dua Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi, dan Estetika dr. Arini Widodo, Sp.DVE dan dr. Danar Wicaksono, Sp.DVE yang telah kumparanWOMAN rangkum berikut ini.

1. Waxing

Waxing merupakan metode mencabut bulu ketiak secara mekanik menggunakan beberapa bahan berbeda, seperti hard wax yang terbuat dari lilin yang dilelehkan; soft wax yang terbuat dari beeswax, mineral oil, atau resin; hingga sugar wax yang terbuat dari gula.

Untuk mencabut bulu ketiak, bahan-bahan waxing dioleskan di area ketiak secara merata hingga seluruh helai rambut menempel. Lalu, bahan waxing ditarik dengan cepat, dan bulu ketiak tercabut sampai akar.

Menurut dr. Arini dan dr. Danar, berikut adalah kelebihan dan kekurangan waxing yang bisa menjadi pertimbangan kamu.

Pros:Cons:2. Epilator

Epilator merupakan alat khusus yang bekerja untuk mencabut helaian rambut pada ketiak satu per satu. Berbeda dengan mencukur yang hanya menghilangkan rambut dari permukaan kulit, epilator mampu mencabut rambut pada tubuh sampai ke akarnya. Menurut dr. Danar, epilator bisa menyebabkan rasa nyeri, tetapi tidak lebih nyeri dibandingkan dengan waxing.

Pros:Cons:3. IPL Treatment

IPL Treatment atau Intense Pulsed Light adalah perawatan yang menggunakan teknologi cahaya intensitas tinggi. Perawatan ini berfungsi untuk menghambat pertumbuhan rambut dari akarnya, sehingga pertumbuhan bulu ketiak semakin melambat dan folikel rambutnya semakin menipis.

“IPL bekerja dengan merusak folikel rambut seluruhnya, lebih minim infeksi dan ingrown hair, semakin lama digunakan jumlah rambut akan semakin berkurang dan tumbuhnya makin lambat,” jelas dr. Danar.

Perawatan IPL biasanya ditawarkan di klinik-klinik kecantikan dan dilakukan oleh ahli. Biasanya, perawatan IPL dilakukan dalam beberapa sesi untuk memberikan hasil yang optimal.

Pros:Cons:Metode Apa yang Direkomendasikan Dokter?

dr. Arini menjelaskan, untuk menjaga kesehatan kulit ketiak jangka panjang, IPL Treatment menjadi metode yang paling ramah dan direkomendasikan. Namun, perawatan tersebut harus dilakukan dengan indikasi dan teknik yang tepat, Ladies.

“Sebab, metode ini dapat mengurangi jumlah rambut, mengurangi frekuensi trauma akibat pencukuran atau pencabutan, serta menurunkan risiko ingrown hair dan folikulitis yang sering menjadi penyebab hiperpigmentasi,” jelas Arini kepada kumparanWOMAN.

Selain itu, IPL Treatment dengan sistem pendingin juga minim rasa nyeri, sehingga lebih terasa nyaman dibandingkan metode waxing dan epilator.

Meski begitu, setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setiap metode bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit dan kemampuanmu. Kamu tertarik yang mana, Ladies?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemnaker Kirim Tim Investigasi Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Mbappé dan Kutukan Menjadi Hebat yang Terlalu Cepat
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Syarat Face Recognition untuk SIM Card Diyakini Bisa Kurangi Scam dan Spam
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Manggala Agni masih tangani dua titik karhutla di Inderagiri Hulu Riau
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
7 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Membentuk Anak Jadi Lebih Sabar, Orang Tua Sudah Coba?
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.