Pameran edukatif pertambangan pertama untuk anak-anak, Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang diinisiasi oleh MIND ID, kembali hadir di Jakarta. Pameran ini akan berlangsung di Lippo Mall Kemang pada 2 hingga 5 Juli 2026, mengajak anak-anak usia 3–15 tahun untuk mengenal dunia pertambangan melalui berbagai aktivitas interaktif dan menyenangkan. Acara ini bebas biaya dan terbuka untuk umum.
Mengusung konsep bermain sambil belajar, Junior Miners Fun Fest menghadirkan pengalaman unik bagi anak untuk mengenal industri pertambangan dan bagaimana sektor ini berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari. Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses menarik lebih dari 2.000 anak beserta orang tua pada 2025 di Mall Gandaria City, Jakarta.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa MIND ID bersama seluruh anggota Grup mulai dari ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, hingga Vale Indonesia terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak sebagai generasi masa depan.
"Junior Miners Fun Fest merupakan bentuk kontribusi nyata MIND ID dalam menghadirkan edukasi yang menarik dan mudah dipahami bagi generasi muda, khususnya dalam mengenal sektor pertambangan sejak dini," ujarnya.
Pria menjelaskan bahwa seluruh pengalaman yang dihadirkan dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar dan halus anak, sekaligus membangun pemahaman yang lebih komprehensif tentang sektor pertambangan melalui pendekatan yang menyenangkan.
Berbagai wahana permainan edukatif disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan. Salah satunya adalah Mining Zone, di mana anak-anak dapat merasakan sensasi menjelajah area tambang sambil melatih keberanian, keseimbangan, serta kemampuan motorik kasar. Area bermain ini didesain untuk mendukung imajinasi menjelajah area tambang underground seperti yang dioperasikan oleh ANTAM untuk penambangan emas dan Freeport Indonesia untuk penambangan tembaga.
Di Excavator Real Simulator, di mana anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman mengoperasikan alat berat untuk menggali dan memindahkan material. Aktivitas ini menghadirkan keseruan, sekaligus juga melatih koordinasi, fokus serta ketangkasan anak, serta cara untuk memperkenalkan kegiatan pertambangan open pit yang dijalankan oleh TIMAH dalam penambangan timah. Area bermain ini juga dilengkapi dengan Mini Excavator, anak-anak dapat mencoba menjadi operator alat berat dalam skala yang lebih kecil dan aman.
Selanjutnya, ada area bermain zona Gold Rush, yang mana anak-anak membayangkan posisi sebagai operator dari pembangkit listrik tenaga air, yang saat ini merupakan salah satu sumber energi utama pengolahan mineral bagi INALUM dalam memproduksi aluminium, dan Vale Indonesia dalam memproduksi nikel.
Untuk pengalaman yang lebih interaktif, Mining Simulator Game menghadirkan permainan sepeda statis dengan visualisasi aktivitas di area tambang. Anak-anak diajak untuk bergerak aktif mengayuh sepeda sambil menonton proses operasional logistik kereta batu bara milik Bukit Asam, yang berjalan sepanjang tahun tanpa henti.
Sementara di Tunnel Laser, anak-anak harus melewati rintangan laser sebagai simulasi distribusi hasil tambang, melatih kelincahan, konsentrasi, serta kemampuan pemecahan masalah dengan cara yang menyenangkan, dan ini merepresentasikan bahwa proses ekstraksi tambang yang tidak dilakukan dengan cara yang tidak mudah, dan perlu kehati-hatian yang tinggi.
Mining Builder menjadi area eksplorasi kreativitas, di mana anak-anak dapat menyusun dan membangun menggunakan balok Lego. Aktivitas ini membantu mengembangkan imajinasi, kemampuan berpikir struktural, serta keterampilan motorik halus sekaligus juga memperlihatkan hilirisasi mineral strategis untuk mendukung ekosistem industri baterai kendaraan listrik.
Pria menyampaikan, JMFF adalah ruang edukasi keluarga yang menyenangkan selama masa liburan sekaligus memperkenalkan sektor pertambangan secara lebih dekat kepada generasi muda.
Melalui pengalaman langsung ini, anak-anak diharapkan dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dunia pertambangan serta kontribusinya bagi pembangunan nasional.
"Ini adalah langkah nyata Grup MIND ID untuk membentuk generasi emas yang lebih mampu menghargai sumber daya alam, sekaligus mendukung pengembangan industri pertambangan Indonesia secara berkelanjutan di masa depan," pungkas Pria.





