VIVA – Shin Tae-yong mulai menyusun tim kepelatihannya di Persija Jakarta. Setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2026/2027, pelatih asal Korea Selatan itu kini membawa salah satu sosok yang sudah lama bekerja bersamanya.
Nama yang dimaksud adalah Yoo Jae-hoon. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia itu memberi sinyal kuat telah bergabung dengan Macan Kemayoran.
Kepastian tersebut terlihat dari akun Instagram pribadinya, @pace_yoojaehoon. Dalam profil akun tersebut, Yoo menuliskan jabatan barunya sebagai Goalkeeper Coach Persija.
Tak hanya itu, pria berusia 42 tahun tersebut juga mengunggah postingan dengan emoji jari yang identik dengan simbol Persija Jakarta. Isyarat itu langsung memicu antusiasme para pendukung Macan Kemayoran.
Kehadiran Yoo Jae-hoon sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang sejak Shin Tae-yong diumumkan sebagai pelatih Persija. Banyak yang menduga STY akan kembali mengajak orang-orang kepercayaannya saat menangani Timnas Indonesia.
Yoo memang bukan sosok asing bagi Shin Tae-yong. Keduanya bekerja bersama di Timnas Indonesia selama periode 2020 hingga 2025, saat Yoo dipercaya menangani para penjaga gawang skuad Garuda.
Pengalaman Yoo di sepak bola Indonesia juga tidak perlu diragukan. Sebelum menjadi pelatih, pria kelahiran Ulsan, Korea Selatan, itu memiliki karier panjang sebagai pemain di Liga Indonesia.
Ia pernah memperkuat sejumlah klub besar, seperti Persipura Jayapura, Bali United, Borneo FC, hingga Barito Putera. Berkat kiprahnya tersebut, Yoo menjadi salah satu figur asal Korea Selatan yang cukup akrab dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Setelah mengakhiri karier sebagai pemain, Yoo beralih menjadi pelatih dan dipercaya sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia selama lima tahun.
Musim lalu, ia sempat menjadi pelatih kiper Persijap Jepara sebelum akhirnya kembali bereuni dengan Shin Tae-yong di Persija Jakarta.
Masuknya Yoo Jae-hoon diperkirakan baru menjadi awal dari penyusunan tim kepelatihan Shin Tae-yong di Persija. Bukan tidak mungkin, mantan pelatih Timnas Indonesia itu akan kembali mengajak sosok-sosok lain yang pernah bekerja bersamanya demi mewujudkan target membawa Macan Kemayoran bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.





