EtIndonesia.com – Aksi protes besar-besaran pecah di Kota Hefei, ibu kota Provinsi Anhui, Tiongkok pada 27 Juni malam. Lebih dari seribu warga turun ke jalan dan memblokade lalu lintas untuk memprotes rencana pemerintah setempat membangun stasiun transfer sampah di dekat kawasan permukiman. Aparat keamanan dikerahkan dalam jumlah besar untuk mengendalikan situasi, dan kedua pihak sempat terlibat aksi saling berhadapan. Rekaman kejadian tersebut kemudian menyebar luas di internet.
Sejumlah video yang beredar di platform X menunjukkan warga berkumpul di sekitar Gerbang Utara Kompleks Haotianyuan, dekat Jalan Lingkar Utara Kedua (Beierhuan) di Hefei. Mereka memprotes rencana pemerintah membangun stasiun transfer sampah di kawasan tersebut.
6月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议, 现场民众与警察堵路对峙。 pic.twitter.com/YdwKOVNZMM
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 20266月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议, 现场民众与警察堵路对峙,民眾高喊口號抗議。 pic.twitter.com/OeMkX1WNrR
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 20266月27日晚,合肥爆發大規模堵路抗議,大人、小孩、老人都上街了。 pic.twitter.com/ofRHhKPyGr
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Menurut informasi yang dibagikan warga setempat di internet, pemerintah berencana membangun fasilitas transfer sampah berkapasitas pengolahan 2.000 ton per hari di persimpangan Jalan Lingkar Utara Kedua dan Sungai Banqiao. Lokasi proyek tersebut hanya berjarak beberapa ratus meter dari kawasan permukiman terdekat. Dalam radius satu kilometer terdapat tiga sekolah dasar, hampir 20 kompleks perumahan, dan sekitar 100.000 penduduk.
6月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议,当地市民之间互相传播一份紧急告知。 pic.twitter.com/dAMv8oGJlc
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Proyek tersebut saat ini masih berada dalam masa konsultasi publik yang dijadwalkan berakhir pada 2 Juli 2026. Warga menentang keras pembangunan tersebut karena khawatir akan menimbulkan pencemaran lingkungan, membahayakan kesehatan masyarakat, serta berdampak pada penurunan nilai properti di kawasan sekitar.
Rekaman video menunjukkan ribuan warga memenuhi badan jalan sambil meneriakkan slogan, “Protes! Protes!” sebagai bentuk penolakan terhadap proyek tersebut.
6月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议, 现场民众与警察堵路对峙。 pic.twitter.com/9ruTjYVoSU
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Pemerintah setempat kemudian mengerahkan sejumlah besar polisi ke lokasi untuk menjaga ketertiban. Massa dan aparat sempat saling berhadapan di tengah jalan, menyebabkan lalu lintas di kawasan Lingkar Utara Kedua lumpuh sementara. Banyak kendaraan terhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
6月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议, 當局出動大批警察維穩。 pic.twitter.com/Nvf2ZS8YaA
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Pada tahap awal, polisi berupaya membubarkan massa. Ketegangan sempat meningkat dan terjadi kontak fisik antara demonstran dan aparat. Beberapa orang terlihat terdorong hingga terjatuh, sementara sejumlah lainnya dilaporkan dibawa pergi oleh petugas. Dari tengah kerumunan terdengar teriakan, “Polisi memukul warga! Polisi memukul warga!”
6月27日晚,合肥爆发反垃圾站堵路抗议, 现场民众与警察堵路对峙。 pic.twitter.com/fXGXvWWo2P
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Karena jumlah demonstran yang sangat besar dan kekhawatiran akan meluasnya situasi, pemerintah akhirnya mengalah dan membatalkan proyek pembangunan stasiun transfer sampah tersebut.
Pimpinan Distrik Luyang, Yang Binghong, bersama pejabat distrik lainnya datang langsung ke lokasi untuk berbicara dengan massa. Dengan menggunakan pengeras suara, Yang menyatakan, “Saya dengan resmi mengumumkan bahwa proyek yang menjadi perhatian Anda semua kini telah dibatalkan.”
6月27日晚,合肥堵路抗议建垃圾站,区长被迫宣布垃圾站项目取消!但民众心中仍存疑虑,要求当局发红头文件公示。 pic.twitter.com/T65EdSbMXF
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Ia meminta warga kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat. Namun, banyak warga masih meragukan janji tersebut dan menuntut pemerintah menerbitkan dokumen resmi sebagai bukti pembatalan proyek. Dari kerumunan terdengar pertanyaan, “Kapan dokumen resmi itu akan diterbitkan?”
Sekretaris Distrik Luyang juga menyampaikan pernyataan serupa di lokasi. Ia berjanji bahwa pembangunan stasiun transfer sampah akan dibatalkan dan meminta warga membubarkan diri.
為平息事態,合肥廬陽區長、書記出場向民眾喊話,承諾取消建設。 pic.twitter.com/GXRDQy5wkM
— ying tang (@yingtan04410735) June 28, 2026Video lain menunjukkan polisi berjaga di kedua sisi jalan untuk mencegah warga kembali memasuki badan jalan dan memblokade lalu lintas. Setelah pengumuman pembatalan proyek, kendaraan yang sebelumnya terjebak kemacetan mulai bergerak meninggalkan lokasi.
Aksi protes warga Hefei tersebut memicu perbincangan luas di platform X. Banyak pengguna internet menyampaikan dukungan kepada para demonstran.
“Wah, warga Hefei luar biasa! Dengan jumlah massa sebanyak itu, saya salut pada keberanian kalian,” tulis seorang pengguna.
“Kalau tidak benar-benar terdesak, orang tidak akan turun ke jalan,” tulis pengguna lainnya.
Sejumlah komentar lain mengaitkan aksi tersebut dengan ketidakpuasan publik yang lebih luas terhadap pemerintah. Beberapa pengguna menilai perlawanan warga dapat menjadi pemicu bagi munculnya aksi serupa di daerah lain.
Sumber : NTDTV.com





