Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala, Kebakaran Gudang Wings di Cakung Baru Padam 5 Jam

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkap kendala yang dihadapi saat memadamkan kebakaran di gudang milik PT Sayap Mas Utama III (Wings Group) di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 22.35 WIB itu baru berhasil dipadamkan pada Selasa (30/6/2026) pukul 03.57 WIB, setelah petugas berjibaku selama lebih dari lima jam.

Baca juga: Kebakaran Gudang di Cakung Jaktim Padam Setelah 5 Jam, Penyebab Diselidiki

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Timur, Edy, mengatakan salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah keterbatasan sumber air.

"Iya, sumber airnya tadi agak susah. Hanya gudang marketing-nya, belakangnya saja ya (yang terbakar). Yang belakang itu," ujar Edy saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Meski api menghanguskan sebagian gudang, Edy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Gudang di Cakung Jaktim Kebakaran, 65 Personel Damkar Dikerahkan

"Tidak ada korban. Itu kebakaran sampah, bilangnya pertama kali. Warga pertama kali bilangnya kebakaran sampah. Terus lama-lama membesar, merah gitu. Untuk dugaan penyebab masih dalam penyelidikan," katanya.

Kerahkan 80 Personel

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, gudang yang terbakar memiliki luas sekitar 700 meter persegi.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki, sementara nilai kerugian belum dapat dipastikan.

Baca juga: Damkar Bantu Ambil Rapor Siswi Bikin Sekolah Heboh, Ada Ular ya? Kebakaran di Mana?

"Untuk objek terbakar gudang, total luas sekitar 700 meter persegi, untuk kerugian masih dalam perhitungan," ucap Wahid.

Untuk memadamkan api, Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 80 personel.

"Awal pemadaman sekitar pukul 22.49 WIB dan pemadaman dinyatakan selesai pukul 03.57 WIB," katanya.

Baca juga: Ratusan Kebakaran Dipicu Listrik, Saatnya Proteksi Ganda

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kompas.com telah berupaya ke lokasi pada Selasa pagi.

Namun, petugas keamanan gudang melarang masuk ke dalam area dan membatasi akses kendaran keluar masuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajukan Gugatan Praperadilan, Eks Bupati Cilacap Minta Status Tersangka Dibatalkan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Pajak JHT dan THR Bakal Dihapus? Menkeu Purbaya Buka Suara soal Usulan Said Iqbal
• 55 menit laludisway.id
thumb
Ribuan Relawan SPPG di Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program MBG
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Mau Pengemudi Ojol RI Sejahtera, AHY Punya Usul Begini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.