Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi dibuka melemah 19,34 poin atau 0,33 persen ke posisi 5.801,45. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 4,02 poin atau 0,70 persen ke posisi 568,99.
Dikutip Selasa, 30 Juni 2026, koreksi pada pagi ini melanjutkan tren negatif dalam beberapa sesi terakhir. Pelemahan IHSG juga dipicu atas berlanjutnya kejatuhan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI pagi ini. Penurunan juga dipicua tas pelemahan saham big cap lainnya, seperti EMAS dan AMMN.
Sebaliknya kenaikan pesat melanda saham RSCH sebanyak 22,88% menjadi Rp 376, DEPO mengaut 19,81% menjadi Rp 254, dan ASPI naik 16,11% menjadi Rp 422.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 1,28 persen atau turun 75,34 poin ke level 5.820,79. Pelemahan tersebut menunjukkan tekanan jual yang masih mendominasi hampir di seluruh sektor perdagangan saham.
Mayoritas indeks sektoral tercatat berakhir di zona merah dengan penurunan yang bervariasi. Tekanan terbesar terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 1,58 persen. Di bawahnya, sektor barang baku terkoreksi 1,42 persen, disusul sektor keuangan yang melemah 1,14 persen.
Saham Big Caps Jadi Beban Utama Sektor transportasi juga ditutup turun 0,90 persen, sementara sektor barang konsumer nonprimer kehilangan 0,80 persen. Adapun sektor barang konsumer primer terkoreksi 0,75 persen.





