Jakarta: Mempunyai keterbatasan tak menghalangi langkah Abdul Fatah membangun bisnisnya, Susu Kambing Kambia justru lahir dari keterbatasan itu. Semangat pantang menyerah ditunjukkan Abdul Fatah dalam ajang Juragan Jaman Now Season 5 ini.
Dalam presentasinya di hadapan para juragan dan mentor, Abdul Fatah memperkenalkan bisnisnya yaitu Susu Kambing Kambia, produk susu kambing etawa bubuk yang telah bertahan selama 12 tahun.
Produk susu unggulannya ini memiliki berbagai manfaat alami, mulai dari membantu menjaga kesehatan pencernaan hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Susu Kambing Kambia produksi Fatahati Manajemen hadir dengan enam varian rasa, yakni original, cokelat, kurma, gula aren, daun katuk, dan kolagen. Seluruh produknya juga telah mengantongi izin Badan POM, sertifikasi halal internasional, serta berada di bawah pengawasan dokter hewan.
"Kami hadir menjadi solusi bagi siapa saja yang memiliki alergi terhadap susu selain susu kambing. Susu kambing memiliki tekstur lemak yang lebih mudah diserap tubuh sehingga dapat mengurangi efek alergi," ujar Abdul Fatah dalam program Juragan Jaman Now Season 5 Metro TV, yang dikutip Selasa, 30 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa mengonsumsi susu kambing merupakan salah satu anjuran dalam ajaran Islam, sehingga produk yang dikembangkannya tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan, tetapi juga memiliki nilai religius bagi sebagian masyarakat. Cari Investor untuk Penuhi Permintaan Pasar Dalam sesi diskusi, Abdul Fatah mengungkapkan keinginannya menggandeng investor untuk memperluas bisnis yang tengah berkembang pesat. Menurutnya, kebutuhan modal saat ini difokuskan untuk pembelian bahan baku karena permintaan pasar terus meningkat.
Ia mengaku telah menjalin kontrak dengan sejumlah perusahaan nasional dan berencana memperluas pemasaran produk ke berbagai sektor, termasuk mendukung kebutuhan konsumsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Alhamdulillah tahun ini kami ngebut untuk promosi dan sudah ada beberapa perusahaan nasional yang kontrak dengan kami. Oleh karena itu kami membutuhkan modal untuk pembelian bahan baku," ungkapnya.
Baca Juga :
Tampil di JJN Season 5, Nicho K-Pizza Tawarkan Konsep Pizza ala Korea Pertama di BaliSebanyak 85 persen kapasitas produksi digunakan untuk memenuhi pesanan maklon, sedangkan 15 persen sisanya dipasarkan dengan merek Kambia.
Menurut Peter, kapasitas produksi perusahaan sebenarnya sudah memadai setelah Abdul Fatah melakukan renovasi dan memperbesar pabriknya. Tantangan terbesar saat ini adalah kebutuhan modal kerja untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah.
Adapun skema investasi yang ditawarkan kepada calon investor meliputi:
- Investasi Rp500 juta untuk kepemilikan saham 15 persen.
- Investasi Rp750 juta untuk kepemilikan saham 20 persen.
- Investasi Rp1 miliar untuk kepemilikan saham 25 persen.
Susu Kambing Kambia, dok: Metro TV
Saat sesi tanya jawab bersama Sebastian Togelang, Abdul Fatah memaparkan performa bisnisnya sepanjang 2025. Ia mengungkapkan bahwa produksi perusahaan mencapai sekitar 550 ribu saset, dengan komposisi 85 persen untuk kebutuhan maklon dan 15 persen dipasarkan melalui merek sendiri.
Dari pencapaian tersebut, bisnis Susu Kambing Kambia berhasil membukukan omzet sekitar Rp1,6 miliar dengan margin keuntungan bersih sekitar 30 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk membangun usaha yang berkembang. Melalui ajang Juragan Jaman Now, Abdul Fatah berharap dapat memperoleh mitra strategis yang mampu membantu mempercepat ekspansi bisnis Susu Kambing Kambia ke pasar yang lebih luas.
Tak hanya berhasil mempresentasikan potensi bisnisnya di hadapan para investor, Abdul Fatah juga terpilih sebagai peserta "Terjuragan" pada episode Juragan Jaman Now kali ini. Atas pencapaiannya tersebut, pemilik Susu Kambing Kambia itu berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp10 juta.




