BEI Buka Suara BUMD DKI PAM Jaya dan Bank Jakarta Mau IPO

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

PAM JAYA dan Bank Jakarta mengungkapkan rencana untuk mencatatkan sahamnya melalui initial public offering (IPO). Bursa Efek Indonesia (BEI) pun merespons ihwal rencana dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi DKI Jakarta itu.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyambut baik bila perusahaan BUMD hingga BUMN berkeinginan untuk bisa melantai di BEI. Akan tetapi, dia menyebut sampai sejauh ini pihaknya belum menerima dokumen pengajuan IPO dari PAM Jaya dan Bank Jakarta. 

“Saya belum cek. Tapi sepertinya belum (ada dokumennya) ya. Tapi saya cek lagi nanti,” ucap Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/6). 

Direktur Utama PT PAM Jaya, Arief Nasrudin, sebelumnya mengatakan perusahaan mulai menjajaki peluang untuk melantai di BEI setelah melihat kinerja operasional yang dinilai semakin solid pascatransformasi bisnis. Ia menjelaskan, PAM Jaya yang 100% sahamnya milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru mengambil alih pengelolaan dari mitra strategis pada 2023.

Menurut Arief, penjajakan IPO juga sejalan dengan arahan Pemprov DKI Jakarta agar BUMD semakin mandiri dalam memperoleh pendanaan dan tidak bergantung pada penyertaan modal pemerintah. Ia menyebut PAM Jaya mulai mempelajari potensi pasar modal sebagai salah satu alternatif penggalangan dana untuk mendukung pengembangan usaha.

Kendati demikian, Arief menegaskan perusahaan belum terburu-buru merealisasikan rencana tersebut. Di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, kata Arief, PAM Jaya memilih fokus memperkuat kinerja dan operasional internal sebelum menentukan waktu yang tepat untuk melantai di bursa.

Dia menuturkan, sebagai perusahaan yang mengelola distribusi air bersih di Jakarta berdasarkan mandat undang-undang, PAM Jaya memiliki karakteristik bisnis yang relatif defensif. Hal itu diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi calon investor ketika perusahaan memutuskan untuk menawarkan sahamnya kepada publik.

“Baik approach lewat IPO atau kemudian approach lewat strategic partner gitu,” ucap Arief dalam acara Investor Daily di Jakarta, Selasa (30/6). 

Bank Jakarta sebelumnya juga mengutarakan niatnya melantai di BEI. Perusahaan yang bergerak di sektor keuangan itu bahkan menargetkan bisa IPO pada tahun depan. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae mengatakan, proses melantainya Bank Jakarta di BEI tak akan dilakukan terburu-buru.  Menurut dia, hal itu sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar  hasil yang diperoleh bisa optimal.

“Sekarang persiapkan dengan baik, sehingga nanti IPO-nya itu juga bisa keluar pada waktu yang tepat,” kata Dian ketika ditemui di Amanaia Menteng, Selasa (3/6). 

Ia mengatakan, IPO Bank Jakarta menjadi komitmen Pramono  dan sudah mendapat dukungan dari OJK. “Saya sangat mendukung upaya ini dan mudah-mudahan ke depan bukan cuma Bank DKI ya, akan ada bank lain-lain,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tayang 16 Juli 2026, Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Dapat Dukungan Menteri Ekraf
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bukan Sulap! 6 Makanan Ini Bantu Hilangkan Perut Buncit
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hakim: Negara Rugi Rp 1,5 T Akibat Perbuatan Nadiem Makarim
• 3 jam laludetik.com
thumb
Gudang di Cakung Jaktim Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
AS Penyumbang Terbesar Kenaikan Emisi Karbon Global, Efek Batu Bara?
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.